Pertumbuhan Ekonomi China Kuartal IV Diperkirakan Melambat

Senin, 27 Oktober 2014 - 14:22 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi China Kuartal IV Diperkirakan Melambat
A A A
BEIJING - Pertumbuhan ekonomi China kemungkinan akan melambat menjadi 7,2% pada kuartal IV/2014, karena permintaan domestik melemah.

Seperti dikutip Internasional Business Times, Senin (27/10/2014), penasehat akademik untuk PBOC, Song Guoqing melaporkan, kinerja ekspor pada kuartal kedua tidak akan mengkompensasi penurunan permintaan domestik.

Sebelumnya, ekonomi terbesar kedua dunia ini tumbuh paling lambat sejak 2009, di tengah kekhawatiran bahwa hal itu akan kehilangan target pertumbuhan pada 2014.

Pada kuartal ketiga tahun ini, perekonomian China tumbuh sebesar 7,3%. Ini mengalahkan perkiraan analis sebesar 7,2%, dan merupakan ekspansi paling lambat selama lebih dari lima tahun, ketika China melaporkan pertumbuhan 6,9% pada kuartal pertama 2009.

Song mengatakan, perekonomian China kemungkinan akan memperluas 7,3% pada 2015. Pada hari yang sama, Fan Jianping, kepala ekonom di Negara China Information Centre mengharapkan pada 2015 pertumbuhannya mencapai 7% kecuali jika pemerintah pusat meningkatkan langkah-langkah stimulus.

Menurut Jianping, perkiraan ini didasarkan pada penelitian lembaganya, yang menggunakan produksi industri China sebagai indikator kunci untuk pertumbuhan ekonomi.

"Saya tidak mengesampingkan bahwa kita akan melihat ekspansi pada tahun depan lebih rendah dari 7% di beberapa kalangan tahun depan," katanya.

Ekspansi PDB pada kuartal keempat sebesar 7,2% menjadi 7,3%, yang mengarah ke tingkat pertumbuhan setahun penuh 2014 dari sekitar 7,3%. Target pertumbuhan resmi negara untuk tahun ini sebesar 7,5%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved