Ekonom: Harga BBM Harus Naik

Sabtu, 01 November 2014 - 12:27 WIB
Ekonom: Harga BBM Harus...
Ekonom: Harga BBM Harus Naik
A A A
JAKARTA - Kedaulatan dan kemandirian sektor energi sedang dibicarakan di pemerintahan, mengingat pembatasan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun ini hanya 46 juta kiloliter.

Ekonom Agustinus Prasetyantoko mengatakan, keadaan ini lebih mengarah ke urgensi, karena kondisi tersebut. Jadi, mau tidak mau harga BBM harus dinaikkan. Ini juga supaya kebutuhan BBM dalam negeri tidak jebol.

"Yang lebih penting sebetulnya, kenaikan ini kita harapkan, bangsa Indonesia dapat hidup mandiri dalam sektor energi. Sekarang pertanyaannya, kenapa orang-orang itu tergantung pada minyak kita? Ya karena disubsidi terus," ujarnya dalam diskusi dengan Menteri ESDM Sudirman Said hari ini di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Menurutnya, kemandirian ini bisa tercapai jik energi lain bisa dikembangkan, seperti gas. Tentu harus didukung pembangunan infrastruktur yang memadai.
Menurutnya, itu suatu contoh yang harus disusun untuk mengatasi urgensi energi dalam negeri saat ini.

"Terkadang kenaikan-kenaikan ini, mengganggu di pikiran masyarakat. Nah ini tugas kita, harus ada edukasi ke masyarakat. Mereka harus diberitahu, bahwa ekonomi tidak hanya hari ini. Tapi untuk ke depannya. Maka harga BBM harus naik," ujar dia.

Lebih lanjut, dosen Universitas Atmajaya ini mengatakan, hal itu krusial yang harus dijalani, karena program Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah program Trisakti yang lebih mengarah ke kemandirian.

"Harus serius dijalani. Karena kita mesti ambil langkah-langkah yang sekarang harus dilakukan. Salah satunya menaikkan harga BBM, yang memang harus dilakukan dalam jangka wktu dekat ini," tandas Agustinus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved