Emas Global Jatuh ke Harga Terendah Sejak 2010

Senin, 03 November 2014 - 09:34 WIB
Emas Global Jatuh ke...
Emas Global Jatuh ke Harga Terendah Sejak 2010
A A A
SINGAPURA - Harga emas dan perak jatuh ke level terendah sejak 2010 setelah Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) menambah stimulus di tengah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) yang mengakhiri program tersebut.

Kebijakan bank sentral yang berbeda ini memberi imbas pada menguatnya USD, sehingga menyebabkan permintaan logam mulia melemah.

Emas untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,8% menjadi USD1.163,64 per ons, dan diperdagangkan di USD1.164,85 pada pukul 08.50 di Singapura. Sedangkan perak anjlok 1,5% menjadi USD15,9182 per ons.

Harga kedua logam ini terkoreksi untuk hari keempat karena menguatnya USD terhadap yen ke level tertinggi dalam 7 tahun terakhir setelah langkah mengejutkan dari BoJ pada akhir Oktober lalu, yang memutuskan manambah stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Emas ditutup mengalami penurunan bulanan pertama di tahun ini pada pekan lalu setelah jatuh ke USD1.161,35, harga terendah sejak Juli 2010.

Sementara The Fed kini mempertimbangkan waktu penaikkan suku bunga di tengah langkah-langkah yang dilakukan bank sentral lainnya untuk meningkatkan ekonomi mereka. Hal ini mendorong USD meningkat ke level tertinggi 4 tahun.

Sementara aset di SPDR Gold Trust tidak berubah pada 31 Oktober setelah menyusut pada 30 Oktober ke level terendah sejak 2008.

"Harga emas dan perak merosot karena menguatnya USD," kata ekonom senior di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Felicity Emmett seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (3/11/2014).

Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember susut sebanyak 0,7% menjadi USD1.163,10 per ons, sebelum diperdagangkan pada harga USD1.164. Kontrak berjangka (futures) jatuh ke USD1.160,50 pada 31 Oktober, terendah sejak Juli 2010.

Sementara perak untuk pengiriman segera turun 1,3% menjadi USD15,9535 per ons. Harga pada Oktober membukukan penurunan bulanan keempat dan menjadi yang terburuk sejak Juni 2013.

Sedangkan harga platinum turun 0,7% menjadi USD1.228,25 per ons, turun untuk hari keempat dan memperpanjang kerugian empat bulan, yang merupakan terpanjang sejak Juni 2013. Adapun palladium berada di harga USD793,16 per ons dari USD792,47 pada 31 Oktober.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved