Tiga Komoditi Mineral Tambang Ini Jadi Primadona Ekspor

Selasa, 04 November 2014 - 20:57 WIB
Tiga Komoditi Mineral...
Tiga Komoditi Mineral Tambang Ini Jadi Primadona Ekspor
A A A
JAKARTA - Di bulan September 2014, ekspor bijih, kerak, dan abu logam naik secara signifikan. Kenaikannya sebesar USD178,2 juta atau 57,8% dari bulan sebelumnya (MoM).

Sementara produk lain yang mengalami kenaikan secara signifikan antara lain lemak dan minyak hewan atau nabati (CPO), kayu dan barang dari kayu, pakaian jadi bukan rajutan, kemudian ikan dan udang.

Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan, untuk meningkatkan produk ekspor dibutuhkan regulasi yang bersifat mempermudah.

"Regulasi atau aturan penyempurnaan akan disiapkan dan kami akan memberikan kemudahan kepada pelaku industri yang akan melakukan ekspor," ujarnya di kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Persiapan regulasi terkait ekspor ini diberikan pemerintah sebagai upaya mengejar defisit perdagangan yang mencapai USD270,3 juta pada September 2014 lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Sederet Harta Karun...
Sederet Harta Karun Mineral RI Jadi Rebutan Asing, Nomor 1 Simpan Deposit 1,5 Miliar Ton
Berita Terkini
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
6 menit yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
58 menit yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
10 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
10 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
11 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved