Kondotel Mulai Marak di Kawasan Wisata

Rabu, 05 November 2014 - 12:26 WIB
Kondotel Mulai Marak...
Kondotel Mulai Marak di Kawasan Wisata
A A A
KONDOMINIUM dan hotel (kondotel) tak hanya dikembangkan di kota-kota besar di Indonesia. Tapi, juga mulai merambah kawasan wisata seperti Lombok.

Menurut Chief Operating Officer Pollux Properties Indonesia, Kenny Seraphine, hal tersebut berdasarkan pada peningkatan kunjungan wisata, baik domestik maupun mancanegara ke Lombok. “Ini menyebabkan adanya peluang besar untuk berbisnis kondotel di tengah ramainya kunjungan wisatawan ke wilayah bagian Nusa Tenggara Barat ini,” katanya.

Tak ingin membuang kesempatan yang ada, perusahaan properti asal Singapura, Pollux Properties, turut menanamkan bisnis kondotel terbarunya bernama Amarsvati Luxury Resort Lombok. “Kami mengambil kesempatan ini dengan membangun kawasan resor dengan fasilitas kondotel dan vila,” kata Kenny. Dia memaparkan, proyek kondotel milik Pollux Properties mendapat sambutan positif dari calon konsumen di Tanah Air.

“Ini menandakan bahwa kawasan tersebut memiliki prospek yang cukup bagus karena sangat diminati oleh para calon investor,” imbuh Sales Manager Pollux Properties Indonesia Maikel Tanuwidjaja. Dia menambahkan, hal tersebut juga terlihat dari rencana awal penawaran sebanyak 150 unit pada tower pertama, kini sudah ada sekitar 300 peminat yang mendaftarkan diri. Kawasan Lombok juga tengah dilirik oleh para pengembang lain.

Proyek terbaru yang ditaksir bakal menelan dana hingga Rp500 miliar ini akan dibangun dua tower kondotel di resor ini dengan jumlah lantai masingmasing mencapai 18 lantai. Total unit yang disiapkan sekitar 540 unit dengan luas 45 meter persegi per unit. “Setelah pembangunan tower kondotel rampung, manajemen akan melanjutkan pembangunan vila dan fasilitas pendukung lain,” imbuh Maikel. Peletakan batu pertama proyek kondotel ini akan dilakukan pada awal 2015.

Harga jual per unitnya masih terbilang terjangkau bila dibandingkan dengan harga properti sejenis Ibu Kota. Proyek kondotel yang direncanakan rampung dalam kurun waktu 1,5 tahun ini diperkirakan dapat beroperasi penuh pada pertengahan tahun 2017. Pengembang properti ini telah memiliki tujuh tower apartemen dan hotel di Singapura, tiga tower apartemen di Semarang, dan Gedung World Capital Tower yang ada di Kuningan, Jakarta.

Adapun, kawasan resor di Lombok yang sedang dibangun akan dilengkapi dengan pelayanan dan fasilitas yang setara dengan hotel bintang lima.

Rehdian khartika
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved