Properti Bisa Jadi Investasi Menguntungkan

Rabu, 02 Desember 2020 - 10:35 WIB
loading...
Properti Bisa Jadi Investasi...
Investasi di sektor properti masih jadi pilihan utama banyak orang. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Investasi di sektor properti masih jadi pilihan utama banyak orang. Meskipun bukan tergolong baru, produk investasi ini masih menjadi produk favorit para orang tua zaman dahulu.

Beberapa orang lebih percaya membenamkan hartanya ke properti, dibandingkan produk keuangan dan investasi di pasar modal. Lalu, apa yang membuat orang tertarik berinvestasi di properti? (Baca: Jadikan SIfat Tawadhu sebagai Modal Kebahagiaan)

Salah satu daya tarik investasi ini adalah karena aman dan menjanjikan. "Semua investasi memiliki risiko. Namun, sejelek-jeleknya investasi di properti seperti tanah dan rumah masih bisa dilihat setiap saat," ungkap pengamat properti sekaligus Business Development Executive Ray White Indonesia, Robby Simon.

Masyarakat Indonesia lebih senang berinvestasi pada produk yang bisa dilihat fisik barangnya, seperti tanah dan rumah. Berbeda dengan berinvestasi di produk keuangan yang hanya memegang selembar kertas sebagai bukti kepemilikan.

Alasan lain terkait rasa aman berinvestasi properti adalah calon investor (orang yang akan berinvestasi) menguasai atau dapat mengelola sendiri investasinya. "Si investor bisa mengendalikan hampir semua prosesnya. Mereka bisa mengelola, apakah properti yang dimilikinya ingin disewakan atau diperjualbelikan," tutur Robby.

Selain itu, keuntungan kemudahan dalam mengelolanya, calon investor tidak harus memiliki uang tunai sebanyak harga properti yang akan dibeli. Robby menyarankan, investor bisa mendapatkan properti dengan menggunakan sebagian uang sendiri dan sisanya memakai uang orang lain, dalam hal ini uang bank seperti mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah) untuk rumah dan KPA (kredit pemilikan apartemen) untuk apartemen. (Baca juga: Selama PJJ, Guru Mengaku Terkendala Jelaskan Materi Pelajaran ke Siswa)

Investor pun bisa membeli properti dengan nilai yang jauh lebih tinggi daripada yang dibayarkan. Seperti dengan cara memperbaiki desain properti yang dimiliki. "Investor bisa saja meningkatkan propertinya secara besar-besaran dengan memperluas bangunannya," sarannya.

Hal senada diungkapkan, perencana keuangan dari Salama Mitra Investa, Endy Kurniawan, investasi properti jauh lebih menguntungkan dan nilainya pun akan terus meningkat. Bandingkan dengan investasi emas atau saham. Ketika membeli emas, kita tidak bisa seketika menaikkan harga emas. Kalau mau menjual, maka harganya sesuai dengan harga pasar yang fluktuatif naik turun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Satu Atap Tiga Solusi:...
Satu Atap Tiga Solusi: Intip Keseruan Pameran Megabuild, Keramika dan Megaproperty 2026
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved