Yakult Belum Berencana IPO

Kamis, 06 November 2014 - 17:04 WIB
Yakult Belum Berencana...
Yakult Belum Berencana IPO
A A A
MOJOKERTO - Manajemen PT Yakult Indonesia Persada hingga kini belum berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dalam waktu dekat.

Pasalnya, perusahaan menjelaskan mereka masih memiliki modal yang cukup kuat dalam mendanai ekspansi.

"Rencaana IPO, saat ini kami masih belum berencana untuk IPO, karena saat ini kami masih punya modal. Secara bertahap kita bisa, tidak perlu proses IPO," ujar Direktur Keuangan PT Yakult Indonesia Persada Indra Tjahjono di Mojokerto, Surabaya, Kamis (6/11/2014).

Menurutnya, keputusan melantai ke Bursa Efek Indonesia (BEI) ada di tangan pusat, tidak bisa dilakukan secara sepihak. Lantaran saat ini modal yang dimiliki masih sangat cukup.

"Bicara IPO kita masih punya dana. Dulu Grup Salim masih punya saham di kita, tapi pas 1998 yang krisis moneter sahamnya dijual lagi dan diambil alih oleh kita lagi," tutupnya.

Indra yang juga sebagai managing director Yakult ini menjelaskan, pabrik di kawasan industri Ngoro, Mojokerti ini sudah full kapasitas.

Untuk itu, tidak ada pilihan lagi untuk secepatnya melakukan penambahan mesin, sehingga kapasitas produksi bisa lebih meningkat.

Untuk saat ini, produksi Yakult di kawasan industri Ngoro baru mencapai 1,2 juta botol per hari. Setelah penambahan dua alat produksi yang lengkap yang rencananya akan dimulai Mei 2015, maka kapasitas bisa meningkat 2,4 juta botol per hari.

"Pabrik full kapasitas, jadi pekerja banyak juga yang Sabtu masuk. Ada yang kerja pas Minggu, tapi dua kali dalam sebulan. Dengan tambahnya dua mesin, jadi lebih meningkat dan efisien. Bisa jadi 2,4 juta botol di Mei 2015, dan bisa meningkat lagi sampai empat juta botol per hari," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Yakult Indonesia...
PT Yakult Indonesia Persada Luncurkan Yakult Light
Yakult Resmi Luncurkan...
Yakult Resmi Luncurkan Varian Stroberi di Indonesia, Mulai Dijual 1 Juni 2026
President University...
President University Gandeng PT Nirwana Persada Cipta Kembangkan Moulding Competency Center
Direktur PT BAP Ditangkap...
Direktur PT BAP Ditangkap Kejagung, Buron Dugaan Korupsi Jembatan Sungai Tikah
Kejagung Tetapkan 5...
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Tanah PT Adhi Persada Realti
Miniseri Pada Suatu...
Miniseri Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Elang Tayang 30 Juli 2022
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved