Risma 'Jual' Kota Surabaya pada Investor AS

Rabu, 12 November 2014 - 16:30 WIB
Risma Jual Kota Surabaya...
Risma 'Jual' Kota Surabaya pada Investor AS
A A A
JAKARTA - Walikota Surabaya Tri Rismaharini hari ini menjadi salah satu pembicara dalam acara US-Indonesia Investment Summit. Dalam acara yang dihadiri oleh investor dari negeri Paman Sam tersebut, Risma pun percaya diri 'menjual' kotanya kepada investor AS.

Wanita yang telah berhasil menutup lokalisasi Dolly ini pun tidak segan-segan untuk meminta kepada para investor datang ke Surabaya untuk sekedar melihat-lihat dan tentu investasi.

"Jangan lupa berkunjung ke Surabaya. Saat ini pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang mencapai 7,6%," kata Risma di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Meski menggunakan bahasa Indonesia, Risma tetap pede menyebutkan bahwa Surabaya merupakan kota teraman nomor sepuluh di dunia. Sebab, adanya 1.200 CCTV yang mengawasi pergerakan manusia maupun kendaraan.

Dirinya pun menyebut bahwa saat ini dirinya bisa melihat real time kota Surabaya melalui iPad. "Karena ini kita kontrol, bisa atur volume kapasitasnya. Bisa atur flow-nya. Kita atur kapasitasnya supaya enggak macet," tegasnya.

Selain itu, dia menyebutkan pertumbuhan ekonomi Surabaya juga disumbang dari sektor jasa dan perdagangan. "Kami enggak ada gelandangan, enggak ada pengemis, pengamen. Kami berikan pekerjaan untuk warga Surabaya," tambahnya.

Risma juga mempromosikan taman kota yang banyak ditemukan di Surabaya, dan berhasil dibuatnya dalam waktu satu pekan.

"Jadi enggak usah heran, kenapa di Surabaya banyak taman kota. Karena dalam satu minggu saya buat taman, jangan heran. Dulu enggak ada taman kota sekarang ada," tuturnya.

Walikota yang dikenal dengan sikap tegasnya ini pun mengklaim bahwa Surabaya tidak banjir lagi. Sebab sistem drainase dibangun dengan baik yang di atasnya ada jalan raya.

"Kita buat sistem drainase, di atasnya jalan. Ada 35 km yang sudah dibangun, bawahnya sistem drainase di atasnya jalan. Kami juga menyiapkan sistem pompa untuk atasi banjir. Tidak hanya irigasi. Relatif bersih. Ini unggulan kota Surabaya," jelasnya.

Risma menambahkan, kota Surabaya sudah memiliki pusat broadband di beberapa titik, sehingga setiap taman ada fasilitas WiFi.

"Karena layanan di Surabaya itu online. Termasuk izin. Broadband learning center. Jam 9 pagi ke jam 9 malem. Ini juga rangka MEA, bisa transaksi secara online. Setiap Selasa-Kamis kita ajarkan mereka teknologi informasi bagi pelajar tidak mampu," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek Ratusan Miliar...
Proyek Ratusan Miliar Pemkot Surabaya Tidak Ada Efek Ekonomi untuk Rakyat
SEI Berikan Kontribusi...
SEI Berikan Kontribusi untuk Ekonomi Hijau di Indonesia
Pulihkan Ekonomi, Pemprov...
Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jawa Timur Pacu Sektor Pariwisata dan UMKM
Seru! Festival Rujak...
Seru! Festival Rujak Uleg Momentum Kebangkitan Ekonomi Surabaya
Gerobak Perindo Bantu...
Gerobak Perindo Bantu Ekonomi Warga di Perkampungan Surabaya
Luar Biasa! Sepekan...
Luar Biasa! Sepekan Digelar, Surabaya Fashion Week 2021 Catatkan Transaksi Rp600 Juta
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
15 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
15 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
29 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
35 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
52 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
58 menit yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved