Kadin: Kenaikan Upah Jangan Buat RI Tak Kompetitif

Rabu, 12 November 2014 - 17:56 WIB
Kadin: Kenaikan Upah...
Kadin: Kenaikan Upah Jangan Buat RI Tak Kompetitif
A A A
JAKARTA - Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto menegaskan, kenaikan upah yang diminta para buruh jangan membuat Indonesia tidak kompetitif.

"Saya kira dunia usaha tidak anti kenaikan upah, tapi kita harus berhati-hati. Jangan sampai kenaikan itu membuat kita tidak kompetitif lagi. Kenaikan upah harus diikuti kenaikan produktivitas," ujarnya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Dia mengatakan, salah satu daya tarik Indonesia di dunia usaha adalah lantaran upah yang masih kompetitif. Sebab itu, harus menjaga agar tingkat kompetisi itu tetap bertahan.

"Kita perlu berhati-hati. Karena salah satu daya tarik Indonesia adalah upah kompetitif. Salah satu alasan banyak industri yang lari dari China karena upah tidak kompetitif lagi bagi sektor industri," ungkapnya.

Suryo menjelaskan, Indonesia perlu melirik sektor industri yang kiranya sudah tidak diminati di negara lain. Indonesia mengambil kesempatan dari industri tersebut.

"Kita harus mengundang industri di negara tertentu yang sudah tidak kompetitif lagi. Industri sepatu, tekstil itu sudah tidak menarik lagi di China," ujar dia.

Selain itu, juga tidak bisa memaksakan industri padat karya untuk beralih menggunakan mesin dan robot. Sebab akan sia-sia dan merugikan kita sendiri.

"Faktor kedua yang harus hati-hati adalah jangan memaksa industri padat karya mengalihkan pakai mesin atau robot. Itu kita sendiri yang rugi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
8 menit yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
1 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
2 jam yang lalu
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
2 jam yang lalu
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
2 jam yang lalu
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved