Minyak Dunia Turun, Pemerintah Harus Jelaskan Naikan BBM
Sabtu, 15 November 2014 - 12:24 WIB
Minyak Dunia Turun, Pemerintah Harus Jelaskan Naikan BBM
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika menyatakan bahwa selama ini belum pernah terjadi harga bahan bakar minyak (BBM) naik di tengah menurunnya harga minyak dunia.
Berdasarkan statistik, harga BBM akan dinaikkan, mengikuti naiknya harga minyak dunia naik.
"Kalau harga BBM ini naik berarti bayangan saya meleset. Berdasarkan statistik sejak negara berdiri, harga BBM akan dinaikkan jika harga minyak dunia naik," kata dia dalam acara Polemik Sindo Trijaya Network dengan tema "Bola Panas BBM" di Jakarta, Sabtu (15/11/2014).
Kardaya menjelaskan, pemerintah sebelumnya belum pernah menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia sedang turun. Menurut dia, minyak dunia sedang mengalami koreksi karena meningkatnya pasokan di tengah menurunnya permintaan. Harga minyak dunia turun pada kisaran USD75 per barrel.
"Saat ini, dunia sedang euforia dengan penurunan harga minyak dunia. Harga minyak dunua turun menjadi USD75 per barrel dari USD105 per barrel. Ini turun sebesar 30%," ujarnya.
Terkait kondisi tersebut, Kardaya meminta kepada pemerintah untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai alasan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.
"Jadi dalam hal energi, pemerintah harus memberikan kejelasan yang clear kepada masyarakat karena BBM menguasai hajat hidup rakyat. Kalau pemerintah yang lalu justru pasti saya yakin akan diturunkan harganya," pungkasnya.
(Baca: Mantan Komisaris Pertamina Setuju Harga BBM Naik)
Berdasarkan statistik, harga BBM akan dinaikkan, mengikuti naiknya harga minyak dunia naik.
"Kalau harga BBM ini naik berarti bayangan saya meleset. Berdasarkan statistik sejak negara berdiri, harga BBM akan dinaikkan jika harga minyak dunia naik," kata dia dalam acara Polemik Sindo Trijaya Network dengan tema "Bola Panas BBM" di Jakarta, Sabtu (15/11/2014).
Kardaya menjelaskan, pemerintah sebelumnya belum pernah menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia sedang turun. Menurut dia, minyak dunia sedang mengalami koreksi karena meningkatnya pasokan di tengah menurunnya permintaan. Harga minyak dunia turun pada kisaran USD75 per barrel.
"Saat ini, dunia sedang euforia dengan penurunan harga minyak dunia. Harga minyak dunua turun menjadi USD75 per barrel dari USD105 per barrel. Ini turun sebesar 30%," ujarnya.
Terkait kondisi tersebut, Kardaya meminta kepada pemerintah untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai alasan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.
"Jadi dalam hal energi, pemerintah harus memberikan kejelasan yang clear kepada masyarakat karena BBM menguasai hajat hidup rakyat. Kalau pemerintah yang lalu justru pasti saya yakin akan diturunkan harganya," pungkasnya.
(Baca: Mantan Komisaris Pertamina Setuju Harga BBM Naik)
(rna)
Lihat Juga :