BI: Besaran Inflasi Tergantung Kenaikan Harga BBM
Minggu, 16 November 2014 - 13:58 WIB
BI: Besaran Inflasi Tergantung Kenaikan Harga BBM
A
A
A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, besaran inflasi akan sangat tergantung dari seberapa besar kenaikan harga BBM.
Menurutnya, apabila ada kenaikan sebesar Rp1.000 per liter, maka akan ada tambahan inflasi sebesar 1,1%-1,5%.
"Saya kira faktor harga minyak luar negeri juga menjadi salah satu faktor karena harga minyak luar negeri akan menentukan harga keekononian dari BBM itu dan seberapa besar subsidi yang perlu diturunkan," jelasnya kepada wartawan di Jakarta akhir pekan ini.
Di samping itu, jika ada penghematan dari harga BBM akan lebih baik jika dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat, untuk anggaran pertanian, infrastuktur, dan kegiatan produktif lain termasuk UMKM.
Dia mengatakan, dengan langkah-langakah seperti ini diyakini dampak inflasinya akan temporer dan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak harus mengalami penurunan.
Dengan lebih banyaknya alokasi anggaran kepada pertanian dan UMKM, maka produksi pertanian dan UMKM bisa ditingkatkan.
Selain itu, dengan alokasi belanja modal infrastruktur, produktifitas dan juga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa lebih tinggi.
Menurutnya, apabila ada kenaikan sebesar Rp1.000 per liter, maka akan ada tambahan inflasi sebesar 1,1%-1,5%.
"Saya kira faktor harga minyak luar negeri juga menjadi salah satu faktor karena harga minyak luar negeri akan menentukan harga keekononian dari BBM itu dan seberapa besar subsidi yang perlu diturunkan," jelasnya kepada wartawan di Jakarta akhir pekan ini.
Di samping itu, jika ada penghematan dari harga BBM akan lebih baik jika dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat, untuk anggaran pertanian, infrastuktur, dan kegiatan produktif lain termasuk UMKM.
Dia mengatakan, dengan langkah-langakah seperti ini diyakini dampak inflasinya akan temporer dan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak harus mengalami penurunan.
Dengan lebih banyaknya alokasi anggaran kepada pertanian dan UMKM, maka produksi pertanian dan UMKM bisa ditingkatkan.
Selain itu, dengan alokasi belanja modal infrastruktur, produktifitas dan juga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa lebih tinggi.
(izz)