Emas Global Naik ke Level Tertinggi Dua Pekan
Senin, 17 November 2014 - 10:34 WIB
Emas Global Naik ke Level Tertinggi Dua Pekan
A
A
A
SINGAPURA - Harga emas naik ke level tertinggi dalam dua pekan, memperpanjang kenaikan mingguan pertama dalam sebulan karena investor mengakhiri taruhan di harga murah. Sementara platinum turun, paladium menguat.
Harga emas global untuk pengiriman segera naik 0,5% menjadi USD1.194,38 per ons, level tertinggi sejak 31 Oktober 2014 dan diperdagangkan di USD1.188,36 pada pukul 09.59 pagi di Singapura. Logam mulia telah naik 2,3% pada 14 November 2014 dipicu rebound-nya harga energi.
Emas menuju kerugian pertama tahunan berturut-turut sejak tahun 2000 karena Federal Reserve menghentian program stimulus dan akan menaikkan bunga naik, sementara bank sentral lainnya mengambil langkah sebaliknya dengan menambah stimulus untuk memacu pertumbuhan, sehingga mendorong kenaikan dolar Amerika Serikat (USD).
"Ada yang menarik dari penuatan emas jangka pendek pada Jumat lalu karena invstor mengambil posisi mendekati akhir tahun, dan kita melihat sedikit kenaikan di Asia hari ini. Namun dalam jangka panjang, emas belum memberikan gambaran yang terang lantaran prospek yang positif USD," kata pedagang emas di Gemsha Metals Co Wallace Ng seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (17/11/2014).
USD memperpanjang kenaikan ke level tertinggi terhadap yen sejak tahun 2007 pada hari ini setelah data menunjukkan ekonomi Jepang secara tak terduga melemah.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi USD1.193,60 per ons, level tertinggi sejak 31 Oktober 2014. Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust tidak berubah pada level terendah enam tahun sebanyak 720,62 ton pada 14 November 2014.
Perak untuk pengiriman segera menguat 1,2% menjadi USD16,50 per ons, tertinggi sejak 31 Oktober 2014. Spot platinum turun 0,2% menjadi USD1.211,38 per ons dan palladium naik 0,8% menjadi USD772,78 per ons.
Harga emas global untuk pengiriman segera naik 0,5% menjadi USD1.194,38 per ons, level tertinggi sejak 31 Oktober 2014 dan diperdagangkan di USD1.188,36 pada pukul 09.59 pagi di Singapura. Logam mulia telah naik 2,3% pada 14 November 2014 dipicu rebound-nya harga energi.
Emas menuju kerugian pertama tahunan berturut-turut sejak tahun 2000 karena Federal Reserve menghentian program stimulus dan akan menaikkan bunga naik, sementara bank sentral lainnya mengambil langkah sebaliknya dengan menambah stimulus untuk memacu pertumbuhan, sehingga mendorong kenaikan dolar Amerika Serikat (USD).
"Ada yang menarik dari penuatan emas jangka pendek pada Jumat lalu karena invstor mengambil posisi mendekati akhir tahun, dan kita melihat sedikit kenaikan di Asia hari ini. Namun dalam jangka panjang, emas belum memberikan gambaran yang terang lantaran prospek yang positif USD," kata pedagang emas di Gemsha Metals Co Wallace Ng seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (17/11/2014).
USD memperpanjang kenaikan ke level tertinggi terhadap yen sejak tahun 2007 pada hari ini setelah data menunjukkan ekonomi Jepang secara tak terduga melemah.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi USD1.193,60 per ons, level tertinggi sejak 31 Oktober 2014. Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust tidak berubah pada level terendah enam tahun sebanyak 720,62 ton pada 14 November 2014.
Perak untuk pengiriman segera menguat 1,2% menjadi USD16,50 per ons, tertinggi sejak 31 Oktober 2014. Spot platinum turun 0,2% menjadi USD1.211,38 per ons dan palladium naik 0,8% menjadi USD772,78 per ons.
(rna)
Lihat Juga :