Pengamat: Jangan Sampai Pertamina Diprivatisasi

Senin, 17 November 2014 - 17:35 WIB
Pengamat: Jangan Sampai...
Pengamat: Jangan Sampai Pertamina Diprivatisasi
A A A
JAKARTA - Masuknya orang-orang dari luar di tubuh jajaran direksi dan komisaris PT Pertamina dianggap sinyal perusahaan minyak terbesar di Indonesia itu akan menuju privatisasi.

Hal tersebut pun dipertegas oleh mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR Erik Satrya Wardhana. Dia menganggap, jika direksi Pertamina diisi oleh orang-orang yang tak memenuhi profesionalitas maka perusahaan plat merah tersebut malah menuju privatisasi.

"Jadi menurut saya harus dibuat tertulis untuk komitmen itu. Jangan sampe nanti tiba-tiba-tiba bukannya memperbaiki tata niaga minyak, malah kemudian melakukan privatisasi Pertamina. Itu kan bukan cuma kecelakaan, tapi itu sudah jadi musibah besar bagi republik ini kalau Pertamina sampai diprivatisasi," kata dia di Jakarta, Senin (17/11/2014).

Dia menganggap, tertutupnya seleksi yang dilakukan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Rini Mariana Soemarno itu juga harus jelas, terlebih Rini mempunyai kriteria yang jelas, sehingga tak diperdepatkan oleh publik.

"Kriteria yang jelas itu yang tadi saya sampaikan. Selain punya profesionalisme di bidang bisnis perminyakan, tapi juga punya komitmen yang tegas untuk menegakkan kedaulatan energi di Indonesia," ujarnya.

Politikus asal Partai Hanura ini enggan mengkritisi ketika disinggung soal dua nama calon kuat Dirut Pertamina adalah bekas Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Rinaldi Firmansyah dan Deputi Komersial SKK Migas, Widyawan Prawiraatmadja. Namun, dirinya berharap calon yang akan mengisi kursi perusahaan plat merah itu harus memilki komitmen agar Pertamina tak diprivatisasi.

"Ya jadi seperti yang saya katakan, Menteri BUMN declare bahwa direksi Pertamina ini harus betul-betul punya komitmen untuk menegakkan kedaulatan energi di Indonesia," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Rusia Peringatkan Jangan...
Rusia Peringatkan Jangan Uji Kesabarannya untuk Gunakan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved