BBM Naik, Pemerintah Akan Jaga Inflasi 2,58%

Kamis, 20 November 2014 - 11:19 WIB
BBM Naik, Pemerintah...
BBM Naik, Pemerintah Akan Jaga Inflasi 2,58%
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan menjaga kenaikan inflasi di angka 2,58% pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil menuturkan, gejolak inflasi pasca kebijakan tersebut hanya akan terjadi dalam tiga bulan mendatang.

"Apabila kemudian pengendalian dilakukan dengan baik, maksimal dampak inflasi sekitar 2,58%. Berlaku pengalaman yang lalu tiga bulan, dan akan terjadi penyesuaian kembali," ucapnya usai Rapat Koordinasi (Rakor) Dampak Kenaikan Harga BBM di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Menurutnya, kenaikan harga BBM subsidi ini bukan kali pertama dilakukan. Sehingga, telah cukup banyak pengalaman mengenai pengendaliannya.

"Kita kan bukan kali pertama terjadi penyesuaian harga. Cukup banyak pengalaman dan sudah ada data real pengalaman yang dulu," imbuhnya.

Dia menuturkan, pemerintah hanya akan mencoba upaya yang telah dilakukan, dan perlu dilakukan untuk pengendalian inflasi. Sehingga perubahan subsidi tidak terlalu membebani masyarakat.

"Dari pengalaman yang lalu, dampak inflasi yang kemungkinan terjadi akibat kenaikan BBM secara umum sebenarnya yang paling besar adalah tarif angkutan. Sebab itu, tarif angkutan ini diambil tindakan, sepanjang menyangkut antar kota, dikeluarkan boleh menaikkan maksimal 10%," sebut Sofyan.

Sementara untuk angkutan kota, lanjut dia, wewenang kenaikan ada di Pemerintah Daerah (Pemda), dan Pemerintah Kota (Pemkot).

Dia pun telah meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk memberikan batasan supaya kenaikan tarif angkutan kota itu terkontrol.

"Ada beberapa usulan yang masih dalam penghitungan lebih lanjut. Misalnya mengusulkan ada sistem insentif, sistem kompensasi, tapi ini akan kita workout segera karena masalahnya lebih pada teknis implementasi," tandas Sofyan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
37 menit yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
52 menit yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
1 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
1 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
2 jam yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved