Sofyan Merasa Dilema Target Dividen BUMN Dipangkas

Jum'at, 21 November 2014 - 14:29 WIB
Sofyan Merasa Dilema...
Sofyan Merasa Dilema Target Dividen BUMN Dipangkas
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil menuturkan, rencana pemangkasan target setoran dividen BUMN ke kas negara yang diajukan Menteri BUMN Rini Soemarno, menjadi sesuatu yang dilematis.

Seperti diketahui, Rini mengusulkan pemangkasan target setoran dividen bagi perusahaan berpelat merah ke kas negara, yang akan disampaikannya hari ini kepada Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

"Ya jadi memang dilematis bagi BUMN, karena kalau kita ingin BUMN harus tumbuh kedepan, maka dividen harus kurang. Selama ini karena yang harusnya bayar pajak, tetapi tidak bayar pajak ya sehingga pemerintah agak sulit, maka diambillah dividen," ucap dia di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Lebih lanjut dia menuturkan, kedepannya pemerintah akan mengupayakan dividen BUMN yang reasonable. Namun orang-orang atau badan yang selama ini masih mengemplang pajak, tetap harus dikejar.

"Banyak perusahaan yang sudah bertahun-tahun melaporkan rugi, itu masa rugi jalan terus. Ini yang harus kita lihat," tuturnya.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap meyakini bahwa kedepannya sistem penerimaan pajak akan lebih baik. Sehingga ketergantungan kepada dividen BUMN dapat dikurangi.

"Dengan begitu BUMN akan bisa tumbuh, karena pemerintah sangat percaya, BUMN yang sehat, yang tumbuh itu akan membantu ekonomi kita akan baik untuk negeri," tandas Sofyan.

Seperti diketahui, target setoran dividen BUMN pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 sebesar Rp43,73 triliun. Target ini rencananya akan dipangkas oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
7 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
32 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
39 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
47 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved