XL Bulan Depan Terima Rp5,6 T dari Penjualan Menara
Jum'at, 21 November 2014 - 16:05 WIB
XL Bulan Depan Terima Rp5,6 T dari Penjualan Menara
A
A
A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada akhir bulan depan akan menerima transaksi penjualan 3.500 menara kepada pemenang tender PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) senilai Rp5,6 triliun.
Presiden Direktur EXCL Hasnul Suhaimi mengatakan, perseroan telah melakukan penandatangan perjanjian pembelian aset atau Asset Purchase Agreement (APA) dengan Solusi Tunas Pratama pada awal Oktober 2014 lalu.
"Untuk transaksi pelepasan tower akan dibayar pada akhir Desember 2014, dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang," kata Hasnul dalam jumpa pers Program XL Future Leaders 2014 di Jakarta, Jumat (21/11/2014).
Sebagai catatan, XL pada awal Maret 2014 telah menandatangani perjanjian pembelian saham PT Axis Telekom Indonesia (Axis) sebesar USD869 juta atau setara Rp10,428 triliun (kurs Rp12.000). Sebelumnya, perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan induk usaha, Axiata Group Berhad sebesar USD500 juta.
"Dengan pembayaran tower sebesar Rp5,6 triliun, saya rasa sudah cukup untuk membayar utang dan ke depannya kami belum ada lagi rencana untuk menjual tower," paparnya.
Bersamaan dengan penandatanganan Perjanjian Pembelian Aset, XL dan SUPR juga menandatangani Perjanjian Induk Sewa Menara, dengan XL telah setuju untuk menyewa kembali menara yang telah dijual kepada SUPR untuk jangka waktu 10 tahun.
Selain itu, XL juga mendapatkan persyaratan sewa yang kompetitif sebagai penyewa utama yang memberikan manfaat bagi XL berupa penghematan atas belanja modal dan biaya operasional perusahaan.
Presiden Direktur EXCL Hasnul Suhaimi mengatakan, perseroan telah melakukan penandatangan perjanjian pembelian aset atau Asset Purchase Agreement (APA) dengan Solusi Tunas Pratama pada awal Oktober 2014 lalu.
"Untuk transaksi pelepasan tower akan dibayar pada akhir Desember 2014, dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang," kata Hasnul dalam jumpa pers Program XL Future Leaders 2014 di Jakarta, Jumat (21/11/2014).
Sebagai catatan, XL pada awal Maret 2014 telah menandatangani perjanjian pembelian saham PT Axis Telekom Indonesia (Axis) sebesar USD869 juta atau setara Rp10,428 triliun (kurs Rp12.000). Sebelumnya, perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan induk usaha, Axiata Group Berhad sebesar USD500 juta.
"Dengan pembayaran tower sebesar Rp5,6 triliun, saya rasa sudah cukup untuk membayar utang dan ke depannya kami belum ada lagi rencana untuk menjual tower," paparnya.
Bersamaan dengan penandatanganan Perjanjian Pembelian Aset, XL dan SUPR juga menandatangani Perjanjian Induk Sewa Menara, dengan XL telah setuju untuk menyewa kembali menara yang telah dijual kepada SUPR untuk jangka waktu 10 tahun.
Selain itu, XL juga mendapatkan persyaratan sewa yang kompetitif sebagai penyewa utama yang memberikan manfaat bagi XL berupa penghematan atas belanja modal dan biaya operasional perusahaan.
(rna)
Lihat Juga :