Calon Dirjen Pajak Harus Laporkan Kekayaan ke KPK

Minggu, 23 November 2014 - 17:06 WIB
Calon Dirjen Pajak Harus...
Calon Dirjen Pajak Harus Laporkan Kekayaan ke KPK
A A A
JAKARTA - Calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mengikuti proses lelang jabatan disarankan melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Pengamat Pajak dari Perkumpulan Prakarsa, Wiko Saputra mengemukakan, bahwa calon Dirjen Pajak sedianya perlu dilakukan pengecekan atau pembukaan rekeningnya di perbankan.

"Pansel (panitia seleksi) harus libatkan KPK dan PPATK. Harus dibuka dulu berapa rekeningnya. Karena ini terkait integritas. Di dalam lingkungan DJP pasti itu ada banyak SDM yang kompetensinya luar biasa. Tapi, kita mencari sosok yang integritasnya tinggi. Karena mafia pajak itu luar biasa," ujarnya di Restoran Waroeng Daun, Jakarta, Minggu (23/11/2014).

Menurut Wiko, proses pelelangan ini harus ada transparansi seleksi. Sebab, Dirjen Pajak memiliki tugas yang sangat berat.

"Penerimaan negara sebagian besar dari pajak. Kalau enggak ruang fiskal akan sangat minim. Di pajak itu ada empat sektor luar biasa, pertambangan, perkebunan, properti, dan industri jasa keuangan. Praktik pengemplangan itu luar biasa," terangnya.

Ini yang membuat penerimaan di bawah target. Tidak akan bisa pencapaian target ditingkatkan, kalau enggak punya integritas," jelas Wiko.

Dia menambahkan, pansel lelang harus ada pengawasan publik. Rekam jejak dan rekening perbankannya harus diawasi, untuk meminimalisir adanya muatan politik.

"Di internal Kemenkeu punya SDM bagus, hampir semua negara lain apresiasi SDM yang di Dirjen Pajak. Tapi, pertanyaannya masalah integritas," ujarnya.

"Pansel harus terbuka, harus ada pengawasan publik. Rekam jejak, rekening, trackrecord harus dibuka ke publik. Sehingga publik tau siapa yang pantas, dan bisa meminimalisir muatan politiknya," tandas Wiko.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Penjelasan Ditjen Pajak...
Penjelasan Ditjen Pajak Soal Pengenaan Bea Meterai Rp10.000
Tingkatkan Transparansi,...
Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp57 Miliar, 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Divonis Hari Ini
Perkuat Sistem Perpajakan,...
Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
38 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved