Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 02:00 WIB
loading...
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam Go Live Digitalisasi Integrasi Data Perpajakan dengan Ditjen Pajak Kemenkeu. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PLN bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian BUMN secara resmi melakukan Go Live Digitalisasi Integrasi Data Perpajakan. Digitalisasi integrasi data antara PLN dan DJP ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, percepatan dan integrasi transaksi perpajakan PLN sebagai salah satu wajib pajak.
Wakil Menteri Keuangan Suahazil Nazara memberikan apresiasi atas capaian yang dilakukan oleh DJP bersama PLN dalam melakukan integrasi data perpajakan. Menurutnya Integrasi data perpajakan ini menjadi modal bagi PLN untuk semakin transparan dan mudah dalam pengelolaan pajak.
"Saya apresiasi di ulang tahun ke-75, PLN bekerja sama dengan DJP melakukan kooperatif compliance. Ini menjadi suatu good story atau bahkan best story bagi BUMN lain," tutur Suahazil Nazara dalam siaran pers, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Gara-gara Ekonomi Turun, Setoran Pajak Raib Rp500 Triliun)
Hal senada disampaikan Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya melakukan transformasi digital, melainkan juga melakukan integrasi data antar entitas. Integrasi ini sangat penting bagi bangsa dan negara untuk mencapai kecepatan, transparansi dan tata kelola yang lebih baik. Harapannya ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi ke depan.
Wakil Menteri Keuangan Suahazil Nazara memberikan apresiasi atas capaian yang dilakukan oleh DJP bersama PLN dalam melakukan integrasi data perpajakan. Menurutnya Integrasi data perpajakan ini menjadi modal bagi PLN untuk semakin transparan dan mudah dalam pengelolaan pajak.
"Saya apresiasi di ulang tahun ke-75, PLN bekerja sama dengan DJP melakukan kooperatif compliance. Ini menjadi suatu good story atau bahkan best story bagi BUMN lain," tutur Suahazil Nazara dalam siaran pers, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Gara-gara Ekonomi Turun, Setoran Pajak Raib Rp500 Triliun)
Hal senada disampaikan Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya melakukan transformasi digital, melainkan juga melakukan integrasi data antar entitas. Integrasi ini sangat penting bagi bangsa dan negara untuk mencapai kecepatan, transparansi dan tata kelola yang lebih baik. Harapannya ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi ke depan.
Lihat Juga :