Ikatan Bankir Dukung Kenaikan BI Rate

Senin, 24 November 2014 - 04:30 WIB
Ikatan Bankir Dukung...
Ikatan Bankir Dukung Kenaikan BI Rate
A A A
JAKARTA - Ikatan Bankir Indonesia (IBI) mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate naik sebesar 25 bps menjadi 7,75%.

Menurut Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Zulkifli Zaini, langkah BI menaikkan suku bunga merupakan antisipasi untuk menghadapi inflasi lantaran pemerintah telah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, kenaikan BI Rate dirasa perlu untuk menjaga likuiditas perbankan serta menjaga agar modal dari luar negeri atau Foreign Direct Investment (FDI).

"Karena kalau suku bunga tetap sementara inflasi naik, maka insentif untuk memasukan dana ke Indonesia sedikit menurun. Kita juga sudah melihat bahwa dengan kenaikan BBM, maka inflasi sudah di depan mata. Kalau sudah di depan mata sementara suku bungan belum dinaikkan, likuiditas perbankan bisa menjadi masalah," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan suku bunga yang naik masyarakat mempunyai insentif untuk menyimpan uangnya di bank.

Hal senada dikemukakan pengamat ekonomi A Prasetyantoko. Dia mengatakan, kenaikan suku bunga acuan ini merupakan salah satu tujuan BI untuk mengendalikan jumlah uang beredar di masyarakat, sehingga inflasi tidak tinggi.

Selain itu, dengan adanya kenaikan BI rate juga akan berdampak pada deposite rate yang meningkat. Sehingga, minat masyarakat untuk menabung di bank juga naik. Apalagi kalau bank-bank yang buku II dan buku I.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
9 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
10 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
10 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
10 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
13 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
14 jam yang lalu
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved