Inflasi di Singapura Oktober Melambat Jadi 0,1%
Senin, 24 November 2014 - 13:41 WIB
Inflasi di Singapura Oktober Melambat Jadi 0,1%
A
A
A
SINGAPURA - Inflasi Singapura pada Oktober melambat menjadi 0,1% dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,6%. Hal ini menandai rendah baru sejak Desember 2009.
Seperti dikutip dari The Business Times, Senin (24/11/2014), Otoritas Moneter Singapura (MAS) dan Departemen Perdagangan dan Industri (MTI) mengatakan, hal itu karena efek dasar yang terkait dengan fluktuasi Sertifikat Mobil Karyawan (COE) premi, serta penurunan tajam dalam biaya akomodasi dan item terkait minyak.
Sementara, sebanyak 13 ekonom yang disurvei Bloomberg sebelum Departemen Statistik (DoS) merilis data pada hari ini, inflasi Singapura berada di angka 0,6%.
Inti inflasi yang tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi bergeser ke 1,7% pada Oktober dari 1,9% bulan sebelumnya, akibat penurunan tajam tarif listrik serta inflasi makanan yang lebih rendah.
MAS dan MTI mengatakan, inflasi diperkirakan akan tetap tenang di tengah antisipasi kenaikan pasokan COEs mobil dan unit rumah baru selesai, dan pada 2014 sebesar 1%-1,5% serta 0,5%-1,5% pada 2015.
Pemerintah mengharapkan inflasi inti rata-rata 2%-2,5% pada 2014 dan 2%-3% pada 2015.
Seperti dikutip dari The Business Times, Senin (24/11/2014), Otoritas Moneter Singapura (MAS) dan Departemen Perdagangan dan Industri (MTI) mengatakan, hal itu karena efek dasar yang terkait dengan fluktuasi Sertifikat Mobil Karyawan (COE) premi, serta penurunan tajam dalam biaya akomodasi dan item terkait minyak.
Sementara, sebanyak 13 ekonom yang disurvei Bloomberg sebelum Departemen Statistik (DoS) merilis data pada hari ini, inflasi Singapura berada di angka 0,6%.
Inti inflasi yang tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi bergeser ke 1,7% pada Oktober dari 1,9% bulan sebelumnya, akibat penurunan tajam tarif listrik serta inflasi makanan yang lebih rendah.
MAS dan MTI mengatakan, inflasi diperkirakan akan tetap tenang di tengah antisipasi kenaikan pasokan COEs mobil dan unit rumah baru selesai, dan pada 2014 sebesar 1%-1,5% serta 0,5%-1,5% pada 2015.
Pemerintah mengharapkan inflasi inti rata-rata 2%-2,5% pada 2014 dan 2%-3% pada 2015.
(izz)
Lihat Juga :