Mendag Mengeluh Pasar Tradisional Kurang Bersih

Selasa, 25 November 2014 - 11:17 WIB
Mendag Mengeluh Pasar...
Mendag Mengeluh Pasar Tradisional Kurang Bersih
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengeluhkan masih kurang bersihnya pasar yang ada sekarang. Dalam peresmian Pasar Lokasi Binaan Meruya Hilir, Rachmat yang meninjau langsung ke dalam pasar masih melihat kondisi pasar kurang bersih.

"Pasar harus mesti bersih, hygiene, tidak ada lalat, saya lihat di dalam masih ada lalat. Lalat memberikan kesan kurang bersih," ujarnya di Pasar Lokasi Binaan Meruya Hilir, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Dia menegaskan, kondisi kebersihan tersebut harus diperhatikan agar konsumen merasa nyaman. "Pemda harus perhatikan lebih lagi sistemnya bagaimana agar bisa hygiene. Pasar yang hygiene membuat konsumen bisa lebih nyaman dalam melakukan pembelian," tegasnya.

Menurutnya yang harus diperhatikan adalah kebersihan, kerapihan, keteraturan, ketelitian, dan kedisiplinan. "Harus menjaga 5K yaitu kebersihan, kerapihan, keteraturan, ketelitian, dan kedisiplinan. Ini bentuk revolusi mental lebih baik, disiplin," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved