Susi Ungkap Praktik Curang Pelaku Illegal Fishing

Kamis, 27 November 2014 - 16:52 WIB
Susi Ungkap Praktik...
Susi Ungkap Praktik Curang Pelaku Illegal Fishing
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan praktik curang yang dilakukan pelaku illegal fishing untuk mendapatkan ikan tuna dari laut Indonesia sudah ada sejak lama dengan menggunakan rumpon sebagai media penangkapannya.

Ironisnya, demi tangkapan yang melimpah, oknum tak bertanggung jawab tersebut dengan menggunakan kapal-kapal besar memasang satu rumpon tiap 1 km bahkan 500 meter dengan kedalaman 300 meter.

"Saya khawatir sekarang ini kita belum merambah ke rumpon. Ini luar biasa," ucapnya saat sidang pleno dengan anggota Dewan Kelautan Indonesia (Dekin) di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Pemasangan rumpon yang berlebihan, disebut Susi, bakal membuat ikan-ikan yang ada di laut menjadi pusing dan akhirnya menjadikan tengah laut sebagai rumah mereka.

"Dengan banyaknya rumpon yang besar, dengan kedalaman 300 meter ke bawah ini buat si ikan pusing, dan akhirnya berumah di tengah laut. Bahasa gampangnya itu kayak kesasar," ungkap Susi.

Sekedar informasi, rumpon merupakan salah satu alat bantu penangkapan ikan yang telah lama dikenal masyarakat pesisir. Rumpon mempunyai konstruksi menyerupai pepohonan yang dipasang atau ditanam pada kedalaman tertentu.

Fungsi rumpon sendiri sebagai tempat berlindung, mencari makan serta berkumpulnya ikan. Sehingga rumpon ini dapat diartikan tempat berkumpulnya ikan di laut agar penangkapan ikan lebih efisien.

Selain itu, rumpon sendiri berperan sebagai pembantu untuk menarik perhatian ikan untuk berkumpul di suatu tempat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved