Harga Batu Bara Anjlok, PNBP Migas Tak Capai Target

Jum'at, 28 November 2014 - 14:09 WIB
Harga Batu Bara Anjlok,...
Harga Batu Bara Anjlok, PNBP Migas Tak Capai Target
A A A
JAKARTA - Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari sektor minyak dan gas (migas) pada 2014 tidak akan mencapai target yang ditetapkan, sekitar Rp38 triliun.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) R Sukhyar mengungkapkan, hal tersebut lantaran saat ini harga batu bara mengalami penurunan hingga 50%. PNBP paling rasional dari sektor migas tahun ini hanya Rp35 triliun.

"Paling jelas sekitar Rp35 triliun PNBP-nya. Target kan Rp38 triliun ya. Belum ada angka resmi," katanya di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Dia mengatakan, PNBP migas yang tidak capai target tersebut juga turut disumbangkan proses peralihan industri pertambangan Indonesia dari produk yang mentah menjadi yang bernilai tambah.

"Kemudian kita masih dalam proses nilai tambah. Belum ada pabrik-pabrik yang selesai membangun processing plant-nya. Tunggu dua tiga tahun," jelasnya.

Sukhyar mengatakan, industri pertambangan yang ilegal dan tidak memenuhi kriteria clear and clean (CnC) juga turut berpotensi menyebabkan kehilangan penerimaan untuk negara.

"Ya dong (potensi kehilangan). Pertama ada dua hal, kalau dia memproduksi di wilayah yang kondisinya tidak legal maka kita tidak tahu berapa yang mereka bayar, atau malah tidak membayar sama sekali. Kedua, karena masalah lingkungan. Jadi dua hal mengenai penerimaan negara dan lingkungan rusak," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
8 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
8 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
9 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved