Pemerintah Akan Sesuaikan Harga BBM Bersubsidi

Jum'at, 28 November 2014 - 21:31 WIB
Pemerintah Akan Sesuaikan...
Pemerintah Akan Sesuaikan Harga BBM Bersubsidi
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan akan menyesuaikan kembali harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seiring kembali menurunnya harga minyak dunia.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, Kementeriannya telah meminta Ditjen Migas, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina mengevaluasi kembali turunnya harga minyak dunia.

Menurutnya, hal tersebut agar jangan sampai harga keekonomian justru di bawah harga BBM bersubsidi.

"Tapi yang pasti begini, harga BBM bersubsidi harus di bawah harga keekonomian. Tapi jangan kemudian lantas menurunkan tapi sedang mengamati untuk menyesuaikan ke harga keekonomian," jelasnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Pemerintah, lanjut dia, tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait penurunan harga minyak dunia.

Pasalnya, keinginan pemerintah adalah menyesuaikan harga BBM bersubsidi dengan harga keekonomian agar disparitas tidak terlalu jauh.

"Dengan disparitas harga yang tidak jauh. Maka penyelundupan dan penyelewengan BBM bisa diminimalkan," tutur dia.

Sudirman mengatakan, pemerintah telah berjuang keras menaikkan harga BBM bersubsidi dengan proses yang tidak mudah.

Keinginan pemerintah dapat mengalihkan subsidi BBM ke sektor produktif melalui proses yang rumit dan panjang.

"Tidak lantas kemudian ekstrem menurunkan. Soalnya kita sudah mati-matian menyesuaikan ke harga keekonomian," ungkapnya.

Pihaknya berkeinginan masyarakat mengetahui kondisi nyata Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam rangka mencukupi kebutuhan subsidi BBM. Maka, masyarakat dapat belajar yang sesungguhnya.

"Masyarakat harus diajari memikul beban nyata, maka nanti kekuatan kita jadi nyata. Akhirnya mendorong masyarakat memiliki daya saing tangguh. Jadi kaitannya harus pelan-pelan menunjukkan biaya nyata," terang dia.

Sebagaimana diketahui, saat ini harga minyak mentah dunia Desember 2014 tercatat USD68,97 per barel. Adapun angka ini terus mengalami penurunan sejak dua bulan terakhir.

Sementara, pemerintah diketahui pada 18 November telah menikam harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved