Dana Pengalihan Subsidi BBM Rp8,2 T untuk Bangun Waduk

Sabtu, 29 November 2014 - 14:15 WIB
Dana Pengalihan Subsidi...
Dana Pengalihan Subsidi BBM Rp8,2 T untuk Bangun Waduk
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan memanfaatkan sebagian pengalihan dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk membangun 11 waduk.

Tahun depan pemerintah menargetkan pembangunan 11 waduk dengan nilai Rp8,2 triliun. “Tahun 2015 kita target 11 waduk mau dikonstruksi, lima di antaranya sudah lelang senilai Rp5,6 triliun. Menyusul enam lagi senilai Rp2,6 triliun. Anggarannya dari APBN karena akan ada pengalihan, sehingga kita berharap pada 2015, ketika pembahasan APBN Perubahan, ditetapkan anggaran di PU-Pera bisa bertambah dan akan kita alokasikan ke waduk,” jelas Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono di Jakarta, kemarin.

Basuki mengatakan, tiap tahun akan dibangun minimal lima waduk sehingga dalam lima tahun mendatang atau tahun 2019 tercapai 31 waduk. Sebenarnya masih ada tambahan lagi namun semuanya tergantung usulan masing-masing daerah. Pemerintah membangun waduk dalam rangka memenuhi kebutuhan pengelolaan air untuk irigasi.

Selain irigasi, pemerintah juga berencana memanfaatkan bendungan multiguna untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga air. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU-Pera Mudjiadi mengatakan, lima waduk yang sedang dalam proses lelang adalah Waduk Kreung Kreto (Aceh); Waduk Karian (Banten); Waduk Logung (Jawa Tengah); Waduk Raknamo (NTT); serta Waduk Lolak (Sulawesu Utara). Sementara, enam waduk lainnya adalah Waduk Bintang Bano (NTB); Waduk Telaga Waja (Bali); Waduk Rotikold (NTT); Waduk Tanjung Mila (NTB); Waduk Passaloreng (Sulawesi Selatan), serta Waduk Tapin (Kalimantan Selatan).

“Jadi, 11 sudah kita siapkan hingga tahun 2015, lima waduk tahuniniproseslelang,” ucapnya. Sementara, selain memanfaatkan dana pengalihan subsidi BBM, anggaran pembangunan waduk juga diharapkan berasal dari penghematan belanja kementerian.

Menurut Basuki, skema penghematan anggaran di kementerian yang dipimpinnya ditargetkan mencapai Rp1,8 triliun pada tahun 2015. “Dana penghematan dialihkan kepada pembuatan irigasi, bendunganbendungan lebih besar lagi. Perbaikanjalan- jalandiperbatasan dan perumahan,” ujarnya.

Ichsan amin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
1 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
40 menit yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
1 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
2 jam yang lalu
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved