Bank Mandiri Genjot Kredit Mikro

Sabtu, 29 November 2014 - 14:16 WIB
Bank Mandiri Genjot...
Bank Mandiri Genjot Kredit Mikro
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pembiayaan ke sektor usaha mikro hingga akhir tahun sebesar Rp37 triliun. Angka tersebut tumbuh 37% dibandingkan dengan tahun lalu.

Direktur Micro & Retail Banking Hery Gunardi mengatakan, untuk mencapai target akhir tahun, perseroan meluncurkan Mobil Mitra Usaha (MobilMU) untuk memperkuat bisnis di segmen usaha mikro. Perseroan meluncurkan dua jenis MobilMU masing-masing untuk melayani daerah pedesaan dan perkebunan.

“Sebetulnya ini tambahan layanan saja, tambahan layanan kepada nasabah. Kita ingin menjangkau nasabah yang lebih jauh lagi misalnya daerah perkebunan. Kita tidak mungkin tidak ada cabang di situ, tapi kita bisa melakukan servis di sana dan ini dilengkapi juga seperti cabang di sana,” ungkap Hery seusai peluncuran Mobil Mitra Usaha (MobilMU) Bank Mandiri di Jakarta kemarin.

Dia melanjutkan, MobilMU ini selain melayani pembukaan rekening, bisa juga digunakan untuk transaksi tabungan dan melayani permohonan kredit. Mobil MU bahkan dapat mendukung layanan branchless banking Bank Mandiri karena dapat membantu pengelolaan likuiditas agen branchless banking yang ada di pelosok.

Hery menambahkan, tahun depan Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit mikro sekitar 28-29%. Hingga Oktober 2014, baki debet (penyaluran kredit mikro) Bank Mandiri telah mencapai Rp33,6 triliun. Pada kuartal III/2014 tabungan mikro Bank Mandiri tumbuhmenjadi1,8jutanasabah tabungan atau naik 38,5% dari periode yang sama pada 2013.

Senior Vice President Micro Network Development Bank Mandiri Maswar Purnama menambahkan, MobilMU akan memudahkan perseroan menjangkau pasar-pasar dan masyarakat di daerah-daerah pelosok yang membutuhkan akses layanan perbankan. Selain peningkatan bisnis, ini juga tentu dapat mendukung upaya untuk membuka akses perbankan yang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha mikro di berbagai wilayah di Tanah Air.

Menurut Maswar, untuk meningkatkan bisnis di segmen mikro, Bank Mandiri terus memperluas jaringan kantor Mandiri Mitra Usaha di seluruh Indonesia. Hingga Oktober 2014 jaringan Mandiri Mitra Usaha telah mencapai 2.524 kantor yang terdiri atas 739 kantor cabang, 1.110 kantor unit, dan 754 kios Mandiri Mitra Usaha.

“Dengan mobil ini, akhir tahun diharapkan mikro mandiri memiliki jaringan lebih dari 2.800 unit,” ujarnya. Hingga 2018-2019 mendatang Bank Mandiri menargetkan dapat meluncurkan sekitar 100 unit mobil lagi secara bertahap. “Sekarang sudah meluncurkan 10 mobil. Kita berharap bisa sampai 100 mobil sampai 2018 atau 2019. Tahun depan bertahap mungkin bisa 15, tahun berikutnya 20,” paparnya.

Terkait kenaikan suku bunga acuan yang dicanangkan Bank Indonesia (BI), dia mengaku Bank Mandiri belum ada wacana untuk menaikkan suku bunga kredit. “Walaupun BI Rate naik, itu kan tidak serta-merta suku bunga semua naik. Kita masih tunggu dan lihat kondisinya,” ungkap dia.

Kunthi fahmar sandy
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
30 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved