Minyak WTI Meluncur di Bawah USD65/Barel

Senin, 01 Desember 2014 - 10:18 WIB
Minyak WTI Meluncur...
Minyak WTI Meluncur di Bawah USD65/Barel
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun di bawah USD65 per barel, level intraday terendah sejak Juli 2009 di tengah spekulasi bahwa koreksi diperlukan menjelang keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mempertahankan produksi demi memperlambat pasokan minyak Amerika Serikat (AS). .

Kontrak berjangka (futures) terkoreksi 3,1% di New York, sementara minyak mentah brent di London diperdagangkan turun 3,2%.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh sebelumnya mengatakan, harga minyak mentah yang lebih rendah ini tidak menjamin penurunan yang signifikan pada produksi minyak di AS. Sementara Irak sedang mempertimbangkan pemangkasan belanja di tengah terjunnya harga minyak.

Minyak telah masuk dalam tren pelemahan karena AS memproduksi minyak dengan laju tercepat dalam tiga dekade di tengah tanda-tanda melambatnya permintaan global. Pertemuan OPEC di Wina pada pekan lalu menolak usulan dari Venezuela, Iran dan Irak untuk mengurangi target produksi sebanyak 30 juta barel per hari.

"Sepertinya tekanan harga minyak akan berlanjut sampai ada tanda-tanda penghentian produksi," kata ahli strategi utama di CMC Markets Michael McCarthy seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (1/1/2/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD2,05 menajdi USD64,10 per barel dan berada di USD64,72 pada pukul 12.10 waktu Sydney. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar enam kali lebih banyak dari rata-rata 100 hari. Harga turun 18% sepanjang November dan turun 34% pada tahun ini.

Sementara minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Januari turun USD2,25 per barel menjadi USD67,90, harga intraday terendah sejak Februari 2010. Kontrak meluncur USD2,43 ke USD70,15 pada 28 November 2014. Harga telah turun 18%n bulan lalu dan 38% sepanjang tahun ini.

Data Bloomberg menunjukkan bahwa OPEC yang memasok sekitar 40% minyak dunia, melampaui target resmi untuk bulan keenam di November lalu, bahkan setelah pemangkasan produksi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
42 menit yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
59 menit yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
1 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
1 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved