Tim Reformasi Migas Heran soal Penetapan Harga BBM

Rabu, 03 Desember 2014 - 17:11 WIB
Tim Reformasi Migas...
Tim Reformasi Migas Heran soal Penetapan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas heran terhadap Pertamina terkait penetapan harga BBM bersubsidi lantaran dalama penghitunganya terlalu banyak variabel.

"Harga beli yang nanti jadi dasar penetapan harga BBM bersubsidi, itu banyak variabelnya. Menurut kami agak mengherankan. Pertamina setiap tahun mengundang ahli untuk menjustifikasi harga, kami cari benar apa enggak," ujar Anggota Tim Tata Kelola Migas Fahmi Radi di Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Akhirnya, ekspert menentukan berapa harga premium dan solar serta kerosin berdasarkan justifikasi expert.

"Kemudian yang mengherankan juga, bagi kami ini kan di bawa ke DPR setiap tahun dalam pembahasan RAPBN. Termasuk menentukan harga. Yang mengherankan harga yang diputuskan Banggar kenapa lebih tinggi dari harga ekspert. Ada selisih gitu. Ya enggak banyak tapi ada selisih," terang dia.

Menurut Fahmi, ini memunculkan pertanyaan mengapa terjadi selisih. Bahkan, pihaknya juga mempertanyakan bawha untuk apa selisih tersebut.

"Pertamina enggak bisa jawab itu juga karena itu diputuskan di banggar. Jadi kita tim bertugas membuat yang gelap menjadi terang, transparan sehingga publik tahu. Jadi ketika harga BBM naik publik tahu komponennya itu, ini lho," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Migas Dinonaktifkan...
Dirjen Migas Dinonaktifkan Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Pengelolaan BBM di Indonesia...
Pengelolaan BBM di Indonesia Didorong Lebih Ramah Lingkungan
Mendesak Reformasi Subsidi...
Mendesak Reformasi Subsidi Energi
Sri Mulyani Pegang Teguh...
Sri Mulyani Pegang Teguh Falsafah Jawa: Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe
Kakorlantas Sebut Reformasi...
Kakorlantas Sebut Reformasi Tata Kelola Samsat Berdampak Peningkatan PAD.
Reformasi Tata Kelola...
Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
7 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
49 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved