USD Naik, Emas Global Turun Jelang Pertemuan ECB
Kamis, 04 Desember 2014 - 09:54 WIB
USD Naik, Emas Global Turun Jelang Pertemuan ECB
A
A
A
MELBOURNE - Harga emas global turun karena naiknya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) mendorong Federal Reserve (The Fed) makin dekat untuk menaikkan suku bunganya, sehingga mendukung kenaikan USD.
Hal itu membatasi permintaan emas menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertimbangkan stimulus. Pembuat kebijakan ECB akan bertemu hari ini setelah Presiden Mario Draghi mengatakan bahwa mereka terbuka untuk melakukan program stimulus lebih lanjut. USD diperdagangkan di dekat level tertinggi sejak 2009.
Logam mulia untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi USD1.206,87 per ons dan berada di USD1.207,17 pada pukul 08.59 pagi di Singapura. Harga emas mencapai USD1.221,43 pada 1 Desember, tertinggi sejak 29 Oktober.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari turun 0,1% menjadi USD1.207,60. Emas sedikit berubah tahun ini setelah merosot 28% pada tahun lalu karena The Fed mengkaji untuk menaikkan suku bunga, sementara bank sentral lainnya mengambil langkah-langkah melanjutkan program stimulus.
"USD dan arah pergerakannya akan menentukan arah emas," kata analis sumber daya di Fat Prophets David Lennox seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (4/12/2014).
USD kemarin ditutup pada 1.114,06, tertinggi sejak Maret 2009. Berdasarkan survei Bloomberg menjelang pengumuman data tenaga kerja oleh Departemen Tenaga Kerja AS, besok, diperkirakan jumlah tenaga kerja akan bertambah 230 ribu pekerjaan bulan lalu.
Sementara perak untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi USD16,3818 per ons. Platinum susut 0,1% menjadi USD1.225,13 per ons, sedangkan paladium sedikit berubah menjadi USD797,57 per ons.
Hal itu membatasi permintaan emas menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertimbangkan stimulus. Pembuat kebijakan ECB akan bertemu hari ini setelah Presiden Mario Draghi mengatakan bahwa mereka terbuka untuk melakukan program stimulus lebih lanjut. USD diperdagangkan di dekat level tertinggi sejak 2009.
Logam mulia untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi USD1.206,87 per ons dan berada di USD1.207,17 pada pukul 08.59 pagi di Singapura. Harga emas mencapai USD1.221,43 pada 1 Desember, tertinggi sejak 29 Oktober.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari turun 0,1% menjadi USD1.207,60. Emas sedikit berubah tahun ini setelah merosot 28% pada tahun lalu karena The Fed mengkaji untuk menaikkan suku bunga, sementara bank sentral lainnya mengambil langkah-langkah melanjutkan program stimulus.
"USD dan arah pergerakannya akan menentukan arah emas," kata analis sumber daya di Fat Prophets David Lennox seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (4/12/2014).
USD kemarin ditutup pada 1.114,06, tertinggi sejak Maret 2009. Berdasarkan survei Bloomberg menjelang pengumuman data tenaga kerja oleh Departemen Tenaga Kerja AS, besok, diperkirakan jumlah tenaga kerja akan bertambah 230 ribu pekerjaan bulan lalu.
Sementara perak untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi USD16,3818 per ons. Platinum susut 0,1% menjadi USD1.225,13 per ons, sedangkan paladium sedikit berubah menjadi USD797,57 per ons.
(rna)
Lihat Juga :