Tata Kelola Migas Daerah Perlu Instrumen IT dan LS

Kamis, 04 Desember 2014 - 17:16 WIB
Tata Kelola Migas Daerah...
Tata Kelola Migas Daerah Perlu Instrumen IT dan LS
A A A
JAKARTA - Gabungan Importir Migas Indonesia (Gimigas) meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel dan Tim Reformasi Tata Kelola Migas agar impor BBM dapat ditata kembali, terutama terkait distribusi BBM ke daerah.

"Kami harapkan agar penyimpanan impor BBM dapat dikurangi terutama yang masuk Indonesia, khususnya yang lansung ke daerah berdampak luas terhadap perekonomian daerah. Baik BBM subsidi maupun non subsidi, sehingga pengaturannya harus dikelola dengan baik," kata Ketua Gimigas di Menara Kadin, Kamis (4/12/2014).

Natsir yang juga Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pemberdayaan Daerah ini menuturkan, dengan memberlakukan instrumen kebijakan sebagai perusahaan Importir Terdaftar Migas (IT MIGAS) dan perlunya laporan Lembaga Surveyor (LS) dari negara asal impor BBM tersebut, tujuannya untuk menunjang data center impor BBM mulai dari negara asal BBM sampai pelabuhan bongkar BBM.

Dia menjelaskan, pemberlakuan IT Migas dan LS migas sebagai pengawasan pemerintah dan merupakan reformasi tata kelola Migas, agar tidak terjadi penyeludupan BBM di daerah.

"Dengan demikian, pajak BBM nasional dan daerah naik, penggunaan BBM didaerah pun dapat terdeteksi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved