Harga Minyak WTI Dekati Level Terendah dalam 5 Tahun

Jum'at, 05 Desember 2014 - 08:49 WIB
Harga Minyak WTI Dekati...
Harga Minyak WTI Dekati Level Terendah dalam 5 Tahun
A A A
MELBOURNE - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah dalam lebih dari lima tahun di tengah spekulasi bahwa Arab Saudi menawarkan diskon besar bagi pelanggan Asia.

Kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah kemarin turun 0,9%. Saudi Aramco memotong biaya resmi untuk Arab Light ke Asia bulan depan sebesar USD2 per barel di bawah patokan regional.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/12/2014), Daniel Yergin, seorang analis energi mengatakan, kerajaan tidak ingin mensubsidi Iran, Venezuela dan Irak serta bersedia untuk membiarkan pasar menentukan harga.

Minyak mentah turun 18% pada bulan lalu sebagai Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dipertahankan kuota produksi, membiarkan harga jatuh ke tingkat yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi AS.

"Tampaknya apa yang Saudi inginkan, Saudi akan mendapatkan," kata Phil Flynn, analis pasar senior di Harga Futures Group di Chicago.

"Kita akan melihat harga terus berada di bawah tekanan. Hal ini masih dalam permainan," ujarnya.

Harga WTI untuk pengiriman Januari berada diharga USD66,66 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 15 sen. Kontrak turun 57 sen menjadi USD66,81 kemarin, dibandingkan dengan USD66,15 pada 28 November, penutupan terendah sejak September 2009.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan, sekitar 10% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah turun 32% tahun ini.

Sementara, harga minyak brent untuk pengiriman Januari turun 28 sen, atau 0,4% ke USD69,64 per barel di London ICE Futures Europe Exchange kemarin, terendah sejak Mei 2010. Premi minyak mentah patokan Eropa ini mengakhiri sesi dengan premi sebesar USD2,83 untuk WTI.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved