PLN Targetkan Satu Juta Pelanggan Baru

Selasa, 09 Desember 2014 - 10:47 WIB
PLN Targetkan Satu Juta...
PLN Targetkan Satu Juta Pelanggan Baru
A A A
MATARAM - PT PLN (persero) menargetkan di triwulan I/2015 pelanggan listrik rumah tangga di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai1jutapelanggan dari saat ini 926.600 pelanggan.

General Manajer PLN NTB Dwi Kusnanto optimistis bisa mencapai target tersebut. Sebab, saat ini sekitar 55% atau sebesar 513.600 pelanggan listrik PLN di NTB telah menggunakan listrik prabayar. “Tambahan pelanggan ratarata 5.200 per bulan dengan daya pelanggan 919 megavolt ampere (MVA), dan tambahan daya 6,5 MVA per bulan. Kami berharap, hotel, mal, industri punya daya sendiri,” kata dia saat dijumpai di Kantor Pusat PLN Wilayah NTB, Mataram, kemarin.

Menurutnya, listrik prabayar lebih hemat dibandingkan menggunakan listrik pascabayar. Ia mencontohkan, pelanggan bisa menggunakan Rp70.000 tepat digunakan satu bulan. “Beda dengan pascabayar, kalau pascabayar, pengguna cenderung boros. Ke depan listrik pintar inilah yang akan ditingkatkan,” kata dia. Dwi menyatakan, ada tiga pelanggan yang akan disasar oleh PLN dalam meningkatkan pelanggan. Di antaranya, pertanian, peternakan dan wisata.

“Pertanian misalnya, untuk petani karet sangat tinggi di Lombok Barat, lalu peternakan, dan terakhir wisata. Ini yang akan dicapai dan akan ditingkatkan,” ungkap Dwi. Ia menyebutkan, pertumbuhan konsumsi listrik di NTB mencapai 20% per tahun. “Adapun, target tahun ini tambahannya mencapai 9,6%. Ada booming permintaan khusus di listrik,” kata dia.

Dia mengatakan, peningkatan pelanggan akan mendorong peningkatan rasio elektrifikasi. Adapun, saat ini rasio elektrifikasi di NTB mencapai 64,8% dengan jumlah penduduk mencapai 4,63 juta jiwa terdiri dari 8 kabupaten dan dua kotamadya. Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menuturkan, perseroan menargetkan penambahan pelanggan rumah tangga sebanyak 3.197.977 pelanggan pada 2015. Dengan target tersebut, lanjutnya, maka total pelanggan rumah tangga seluruh Indonesia menjadi 56.321.998 pelanggan.

“Pelanggan rumah tangga baru, kami dukung untuk menggunakan lampu hemat energi, sehingga mengurangi beban pada wajib biaya puncak (WBP),” tuturnya.

Nanang wijayanto
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved