BI: Ekonomi RI Tahun Depan Dipengaruhi China

Selasa, 09 Desember 2014 - 14:39 WIB
BI: Ekonomi RI Tahun...
BI: Ekonomi RI Tahun Depan Dipengaruhi China
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D. W. Martowardojo menyatakan bahwa ekonomi Indonesia masih akan dipengaruhi pertumbuhan ekonomi China pada tahun depan.

Menurut dia, jika pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan, maka akan sangat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi negara berkembang, seperti Indonesia.

"Kalau China turun 1% Indonesia juga turun 0,6% pertumbuhannya. Sekarang pertumbuhan ekonomi China hanya 7%-7,5%," kata dia dalam acara Rapimnas Kadin di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun depan diperkirakan masih di batas bawah. Pada tahun ini diperkirakan pada kisaran 3,3%, dan 3,6% untuk tahun depan.

"Tentunya hal tersebut memberi kecemasan tersendiri bagi Indonesia yang secara tidak langsung juga akan terkena dampaknya," ujarnya.

Menurut mantan menteri keuangan (menkeu) tersebut, perekonomian global hingga kini masih belum menunjukkan kepastian. Hal ini tidak terlepas masih terus terkoreksinya pertumbuhan ekonomi negara maju maupun negara berkembang.

"Tadinya kita pikir pertumbuhan ekonomi dunia bisa sampai 4%. Tapi di 2013 hanya 3,3%, lalu 2014 juga diperkirakan segitu, untuk di 2015 di angka 3,6%. Kalau pertumbuhan ekonomi dunia masih di bawah 4%, itu artinya masih lesu," jelasnya.

Dia menuturkan, perbaikan ekonomi di negara-negara maju dan Eropa masih terbilang lambat.

"Perbaikan yang konkret di Amerika Serikat dan Inggris. Yang lainnya lesu, Eropa juga ikut lesu, Jepang bahkan masuk resesi, China pertumbuhan ekonominya juga masih lemah," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Ketua DPR Sudah Terima...
Ketua DPR Sudah Terima Surat dari Jokowi Berisi Nama Calon Gubernur BI, Siapa Calon Kuat?
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Perry Warjiyo Beberkan...
Perry Warjiyo Beberkan Jurus BI dalam Menjaga Stabilitas dan Mendorong Ekonomi RI
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Berita Terkini
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
40 menit yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
9 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
10 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
10 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
10 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved