Tanpa Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Rabu, 10 Desember 2014 - 08:29 WIB
Tanpa Sentimen Positif,...
Tanpa Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berpotensi melanjutkan pelemahan karena belum ada sentimen positif yang terlihat dan volume beli masih minim.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola three outside down lewati area middle bollinger band (MBB). MACD akan confirm membentuk death gross dengan histogram positif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih cenderung turun.

Laju IHSG gagal kemarin mendekati target resisten 5.155-5.164, namun juga dapat bertahan di atas target support 5.100 5.115, sehingga Woori belum mengubah target support tersebut.

"Terbentuknya pola tersebut memperlihatkan masih adanya potensi pelemahan. Tampaknya sentimen positif belum terlihat dan volume beli masih kurang mendukung maka dimungkinkan laju IHSG masih akan melanjutkan pelemahan," kata dia, Rabu (10/12/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.100-5.115 dan resisten 5.132-5.144.

Sementara itu, pelemahan IHSG kemarin terimbas pelemahan pada laju bursa saham AS yang berimbas pada laju bursa saham Asia serta diiringi sentimen negatif dari internal Asia.

Apalagi imbas dari penurunan proyeksi pertumbuhan RI masih dibarengi dengan pergerakan rupiah yang belum terlihat penguatan signifikannya, sehingga aura ambil untung (profit taking) masih terasa.
Padahal dari intraday perdagangan, laju IHSG sudah cukup baik di awal sesi, di mana mencoba untuk rebound.

"Tetapi, baru menyentuh level tertinggi 5142, laju IHSG kembali lemas. Beberapa kali mencoba bergerak menguat namun, selalu dapat ditepis oleh aksi jual hingga akhirnya terpuruk di zona merah pada akhir sesi perdagangan," pungkasnya.

Penguatan saham-saham konstruksi dan beberapa properti serta saham-saham lapis kedua aneka industri mampu menahan pelemahan agar tidak turun lebih dalam. Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp391,81 miliar menjadi net sell Rp461,04 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
236 Saham Menguat, IHSG...
236 Saham Menguat, IHSG Dibuka Meluncur ke Level 6.158
Mainkan 8 Saham Ini...
Mainkan 8 Saham Ini Saat IHSG Bakal Melanjutkan Tren Penguatan
Perdagangan Bursa Awal...
Perdagangan Bursa Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat 47,55 Poin
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
5 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
6 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
6 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
6 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
9 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
10 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved