Rupiah Ditutup Terhempas ke Rp12.350/USD
Kamis, 11 Desember 2014 - 16:31 WIB
Rupiah Ditutup Terhempas ke Rp12.350/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terhempas ke Rp12.350 per USD di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.350 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.338 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp 12.346 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di Rp12.331 per USD dan terlemah di level Rp12.360 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.352 per USD, dengan kisaran harian Rp12.295-Rp12.374 per USD. Posisi tersebut melemah 14 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di Rp12.338 per uSD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.336 per USD. Posisi ini sama dengan posisi penutupan hari sebelumnya.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah tertekan menguatnya USD seiring sentimen negatif global.
"Hal itu terkait pemangkasan minyak oleh OPEC pada tahun depan karena menyusutnya permintaan," kata dia, Kamis (11/12/2014).
Selain itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang tetap mempertahankan BI rate di level 7,75% didasari pertimbangan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhadap inflasi hanya bersifat temporer.
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona merah karena tertekan aksi jual dan seiring dengan memerahnya bursa Asia. IHSG minus 12,71 poin atau 0,25% ke level 5.152,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,32 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp430,93 miliar. Tercatat 148 saham naik, 176 saham melemah, dan 88 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Siang Ini Ditutup di Rp12.339/USD)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.350 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.338 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp 12.346 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di Rp12.331 per USD dan terlemah di level Rp12.360 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.352 per USD, dengan kisaran harian Rp12.295-Rp12.374 per USD. Posisi tersebut melemah 14 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di Rp12.338 per uSD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.336 per USD. Posisi ini sama dengan posisi penutupan hari sebelumnya.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah tertekan menguatnya USD seiring sentimen negatif global.
"Hal itu terkait pemangkasan minyak oleh OPEC pada tahun depan karena menyusutnya permintaan," kata dia, Kamis (11/12/2014).
Selain itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang tetap mempertahankan BI rate di level 7,75% didasari pertimbangan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhadap inflasi hanya bersifat temporer.
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona merah karena tertekan aksi jual dan seiring dengan memerahnya bursa Asia. IHSG minus 12,71 poin atau 0,25% ke level 5.152,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,32 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp430,93 miliar. Tercatat 148 saham naik, 176 saham melemah, dan 88 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Siang Ini Ditutup di Rp12.339/USD)
(rna)