Rupiah Bisa Menguat jika Ekonomi AS Tak Sesuai Harapan

Jum'at, 12 Desember 2014 - 02:24 WIB
Rupiah Bisa Menguat...
Rupiah Bisa Menguat jika Ekonomi AS Tak Sesuai Harapan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika (USD) bisa kembali menguat apabila pemulihan ekonomi AS tidak sesuai harapan.

"Kalau pemulihan ekonomi tidak sesuai harapan bisa saja The Fed menunda untuk menaikan suku bunganya yang artinya rupiah bisa menguat di bawah Rp12.000," kata Kepala Ekonom BCA David Sumual kepada KORAN SINDO di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Sementara itu, apabila terjadi penguatan pemulihan ekonomi AS, maka rupiah bisa melebihi level Rp12.400.

David mengungkap, sebenarnya kondisi saat ini merupakan cerminan dari fundamental ekonomi pada tahun 2015 mendatang, dimana rupiah sudah berada pada level Rp12.000-an.

Bahkan, lanjut dia, rupiah bisa saja ke level yang lebih lemah dari Rp12.000 jikalau pemerintahan Jokowi-JK gagal dalam hal mempercepat reformasi struktural serta perbaikan iklim bisnis.

"Ini kan yang dijanjikan dan kalau ini gagal maka ini tidak bisa diimbangi ketika portofolio investment keluar investasi langsungnya masih minim," ujar dia.

Apabila di perhatikan, bukan hanya rupiah saja yang mengalami pelemahan. Bahkan, semua mata uang dunia melemah terhadap dolar.

"Jadi pelemahan rupiah itu karena kondisi perekonomian AS itu kecenderungan makin membaik. Data tenaga kerja itu menunjukan, penyerapan tenaga kerja di sana cukup baik, sehingga memicu spekulasi di market bahwa mereka bisa saja mempercepat kenaikan suku bunga," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
9 menit yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
58 menit yang lalu
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
1 jam yang lalu
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
5 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved