Kenaikan IHSG Diprediksi Tertahan Peluang Pelemahan Rupiah
Jum'at, 12 Desember 2014 - 08:39 WIB
Kenaikan IHSG Diprediksi Tertahan Peluang Pelemahan Rupiah
A
A
A
JAKARTA - Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi masih akan tertekan peluang melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
"Kami melihat kenaikan IHSG masih akan tertahan oleh potensi pelemahan rupiah secara global," kata analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Jumat (12/12/2014).
Karena itu, dia menyarankan kepada investor lebih bijak menunggu koreksi untuk akumulasi posisi daripada mengejar reli. Dia memproyeksikan, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.121-5.080-4.990, dan resistance pada kisaran 5.185-5.215.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi beli pada perdagangan hari ini, diantaranya:
1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan trading target Rp6.150
Rekomen akumulasi secara moderat di kisaran support bawah emiten distributor gas dan operator pipa BUMN ini dalam proses medium term recovery.
Entry (1) Rp5.925, entry(2) Rp5.850, cut loss point: Rp5.775
2. PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dengan trading target Rp7.150
Rekomen akumulasi emiten defensif operator jalan tol dan jembatan BUMN ini yang masih relatif dalam batas medium uprend yang berlaku.
Entry (1) Rp6.875, entry (2) Rp6.775, cut loss point: Rp6.725
3. PT Bank Rakyat Indonesia Indoensia Tbk (BBRI), dengan trading target Rp11.575
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli mingguan medium uptrend emiten perbankan big cap BUMN yang bergelut di kredit mikro UKM ini dapat dilihat sebagai entry point untuk kontinuasi trend kembali ke arah atas.
Entry (1) Rp11.225, entry (2) Rp11.050, cut loss point: Rp10.950
4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dengan trading target Rp1.075
Rekomen akumulasi dalam proses koreksi ke zona oversold (jenuh jual) emiten batu bara ini pasca terkena imbas sentimen negatif penurunan harga minyak untuk antisipasi rebound dari zona oversold nantinya.
Entry (1) Rp1.025, entry (2) Rp1.015, cut loss point: Rp995
"Kami melihat kenaikan IHSG masih akan tertahan oleh potensi pelemahan rupiah secara global," kata analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Jumat (12/12/2014).
Karena itu, dia menyarankan kepada investor lebih bijak menunggu koreksi untuk akumulasi posisi daripada mengejar reli. Dia memproyeksikan, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.121-5.080-4.990, dan resistance pada kisaran 5.185-5.215.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk diakumulasi beli pada perdagangan hari ini, diantaranya:
1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan trading target Rp6.150
Rekomen akumulasi secara moderat di kisaran support bawah emiten distributor gas dan operator pipa BUMN ini dalam proses medium term recovery.
Entry (1) Rp5.925, entry(2) Rp5.850, cut loss point: Rp5.775
2. PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dengan trading target Rp7.150
Rekomen akumulasi emiten defensif operator jalan tol dan jembatan BUMN ini yang masih relatif dalam batas medium uprend yang berlaku.
Entry (1) Rp6.875, entry (2) Rp6.775, cut loss point: Rp6.725
3. PT Bank Rakyat Indonesia Indoensia Tbk (BBRI), dengan trading target Rp11.575
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli mingguan medium uptrend emiten perbankan big cap BUMN yang bergelut di kredit mikro UKM ini dapat dilihat sebagai entry point untuk kontinuasi trend kembali ke arah atas.
Entry (1) Rp11.225, entry (2) Rp11.050, cut loss point: Rp10.950
4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dengan trading target Rp1.075
Rekomen akumulasi dalam proses koreksi ke zona oversold (jenuh jual) emiten batu bara ini pasca terkena imbas sentimen negatif penurunan harga minyak untuk antisipasi rebound dari zona oversold nantinya.
Entry (1) Rp1.025, entry (2) Rp1.015, cut loss point: Rp995
(rna)
Lihat Juga :