Rupiah Anjlok, BI Dinilai Belum Perlu Intervensi

Senin, 15 Desember 2014 - 15:27 WIB
Rupiah Anjlok, BI Dinilai...
Rupiah Anjlok, BI Dinilai Belum Perlu Intervensi
A A A
JAKARTA - Laju rupiah mengalami pelemahan yang semakin dalam pada hari ini ke level Rp12.600 per USD. Namun Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing berpendapat, anjloknya nilai tukar rupiah saat ini belum perlu mendapatkan intervensi dari Bank Indonesia (BI).

Pasalnya, dia melihat bahwa pelemahan terhadap USD berlaku kepada banyak mata uang secara global, tidak hanya rupiah.

"Kita lihat trennya BI susah melakukan apapun terkait pelemahan ini termasuk intervensi karena USD menguat terhadap hampir ke semua mata uang," ujarnya di Gedung Artha Graha, Jakarta, Senin (15/12/2014).

Dia mengungkapkan, intervensi akan dilakukan jika pelemahan rupiah terhadap USD tersebut terlalu tinggi dibandingkan mata uang lainnya.

"Kalau rupiah melemah 15%, sedangkan mata uang lain 10%, ini kemudian harus lakukan sesuatu (intervensi). Pelemahan rupiah masih belum tinggi dibandingkan dengan Jepang, yang malah lebih dalam lagi depresiasinya," jelasnya.

Sementara itu, sentimen lain yang dikhawatirkan akan mempengaruhi mata uang domestik adalah pertemuan Federal Reserve (the Fed), yang akan membahas mengenai waktu penaikan suku bunga. Namun menurut dia, pada pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan belum akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

"Menurut saya Desember nanti pertemuan The Fed tidak ada perubahan rate. Tidak ada kenaikan Fed rate pada tanggal 18 (Desember)," pungkasnya.

(Baca: Rupiah Dibuka Terjungkal ke Rp12.600/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
4 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
22 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
35 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
54 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved