Langkah BI Selamatkan Rupiah

Selasa, 16 Desember 2014 - 17:05 WIB
Langkah BI Selamatkan...
Langkah BI Selamatkan Rupiah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah melakukan langkah-langkah untuk menyelamatkan rupiah yang semakin terpuruk.

Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo mengemukakan, pihaknya terus melakukan sejumlah upaya agar dampak penguatan USD terhadap rupiah tetap terkendali.

"Yang sudah kita lakukan, dalam konteks stabilisasi rupiah kita tentu berada di pasar dan melakukan intervensi di pasar valas," ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Perry menerangkan, intervensi dilakukan sebagai tugas BI melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah agar pergerakannya sejalan dengan fundamental, dan dampak penguatan dolar tetap terjaga.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga telah melakukan pembelian surat berharga negara (SBN) dari pasar sekunder, untuk melakukan stabilisasi di pasar.

"Dengan intensitas penekanan dolar ke rupiah lebih besar tentu intensitas intervensi valas maupun pembelian SBN dari pasar sekunder juga meningkat," katanya.

Berkat upaya tersebut, Perry mengklaim, nilai tukar rupiah terhadap USD terus membaik. Bahkan, hari ini meski sempat menyentuh angka Rp12.900/USD, namun pada siang hari rupiah parkir di kisaran Rp12.700-an/USD.

"Mulai agak stabil di situ. Ini langkah yang kita lakukan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah," jelasnya.

Ke depan, BI juga akan melakukan pengelolaan likuiditas di pasar rupiah, agar tetap terjaga. Salah satunya dengan meningkatkan lelang di beberapa instrumen moneter, termasuk Surat Berharga Indonesia (SBI) 9 bulan.

"Esensinya BI akan melakukan stablitas pasar, kita akan dipasar, kita akan intervensi melalui valas, dan pembelian SBN di pasar skunder dan melakukan stabilitas di pasar rupiah. Rupiah ke depan akan lebih stabil," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
47 menit yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
1 jam yang lalu
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
1 jam yang lalu
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
1 jam yang lalu
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
2 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved