BEI: Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi IHSG
Rabu, 17 Desember 2014 - 11:57 WIB
BEI: Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi IHSG
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan bahwa pelemahan rupiah pekan ini tidak mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Dia menjelaskan bahwa pelemahan IHSG merupakan imbas dari melemahnya bursa global, sehingga investor tidak perlu khawatir.
"Kondisi BEI kalau dikaitkan dengan turunnya indeks dalam beberapa hari ini tidak ada kaitannya dengan rupiah. Itu hanya tren global, di mana bursa-bursa lain di dunia juga mengalami penurunan, bahkan banyak yang lebih buruk dari BEI. Jadi investor tak perlu khawatir mengenai pelemahan rupiah karena ini mekanisme normal dari kondisi ekonomi kita," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Dia mengungkapkan terdapat, beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah terkait posisi rupiah yang semakin tertekan, yakni menaikkan ekspor dan menurunkan impor.
Kendati rupiah terus melemah, namun menurut dia, pergerakan rupiah yang melemah terhadap USD masih lebih baik daripada negara lain.
"Kemarin rupiah melemah 1-2%, jika dibanding mata uang Jepang, Korea, Australia dan lainnya masih lebih baik. Hal itu yang perlu diperhatikan," pungkasnya.
Dia menjelaskan bahwa pelemahan IHSG merupakan imbas dari melemahnya bursa global, sehingga investor tidak perlu khawatir.
"Kondisi BEI kalau dikaitkan dengan turunnya indeks dalam beberapa hari ini tidak ada kaitannya dengan rupiah. Itu hanya tren global, di mana bursa-bursa lain di dunia juga mengalami penurunan, bahkan banyak yang lebih buruk dari BEI. Jadi investor tak perlu khawatir mengenai pelemahan rupiah karena ini mekanisme normal dari kondisi ekonomi kita," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Dia mengungkapkan terdapat, beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah terkait posisi rupiah yang semakin tertekan, yakni menaikkan ekspor dan menurunkan impor.
Kendati rupiah terus melemah, namun menurut dia, pergerakan rupiah yang melemah terhadap USD masih lebih baik daripada negara lain.
"Kemarin rupiah melemah 1-2%, jika dibanding mata uang Jepang, Korea, Australia dan lainnya masih lebih baik. Hal itu yang perlu diperhatikan," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :