BNI Jakarta Kota Siap Genjot Dana Murah 2015
Kamis, 18 Desember 2014 - 00:03 WIB
BNI Jakarta Kota Siap Genjot Dana Murah 2015
A
A
A
JAKARTA - Bank BNI Kantor Wilayah Jakarta Kota melakukan customer gathering untuk memperkuat bisnis perseroan di tahun depan.
Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan porsi nasabah ritel untuk menggenjot dana murah atau CASA. Perseroan menargetkan porsi dana murah dapat mencapai 60% dari saati ini 50%. Dalam acara tersebut diberikan pemaparan outlook ekonomi dan materi gaya hidup sehat.
Pimpinan Wilayah BNI Jakarta Kota Suharta Widjaja menyampaikan acara tersebut untuk mengapresiasi nasabah kantor cabang dan sentra kredit yang menggunakan BNI Kanwil Jakarta Kota sebagai mitra usaha.
"Kami ingin tingkatkan penetrasi ke mitra usaha nasabah saat ini. Ini strategi melayani dari hulu ke hilir," ujar Suharta dalam acara Customer Gathering BNI Kanwil Jakarta Kota hari ini di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Suharta juga mengatakan pihaknya ingin meningkatkan nilai transaksi e channel. Ini sesuai dengan arahan kantor pusatnya yang ingin menggenjot layanan transaksi.
"Fee based dari transaksi lebih baik mendorong laba dari bunga kredit. Karena fee based lebih praktis tidak seperti kredit. Porsi fee based dari pendapatan ingin kami tingkatkan di tahun depan," ujarnya.
Untuk jaringan elektronik, per 15 Desember 2014, BNI memiliki 14.033 ATM yang tersebar di 34 provinsi dan 420 kabupaten/ kota termasuk 6 (enam) ATM di luar negeri, yaitu 4 ATM di Hong Kong dan 2 ATM di Singapura. Jaringan ATM itu diperkuat juga oleh 47.330 ATM LINK, 67.499 ATM Bersama, serta 77.196 jaringan ATM Prima.
Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan porsi nasabah ritel untuk menggenjot dana murah atau CASA. Perseroan menargetkan porsi dana murah dapat mencapai 60% dari saati ini 50%. Dalam acara tersebut diberikan pemaparan outlook ekonomi dan materi gaya hidup sehat.
Pimpinan Wilayah BNI Jakarta Kota Suharta Widjaja menyampaikan acara tersebut untuk mengapresiasi nasabah kantor cabang dan sentra kredit yang menggunakan BNI Kanwil Jakarta Kota sebagai mitra usaha.
"Kami ingin tingkatkan penetrasi ke mitra usaha nasabah saat ini. Ini strategi melayani dari hulu ke hilir," ujar Suharta dalam acara Customer Gathering BNI Kanwil Jakarta Kota hari ini di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Suharta juga mengatakan pihaknya ingin meningkatkan nilai transaksi e channel. Ini sesuai dengan arahan kantor pusatnya yang ingin menggenjot layanan transaksi.
"Fee based dari transaksi lebih baik mendorong laba dari bunga kredit. Karena fee based lebih praktis tidak seperti kredit. Porsi fee based dari pendapatan ingin kami tingkatkan di tahun depan," ujarnya.
Untuk jaringan elektronik, per 15 Desember 2014, BNI memiliki 14.033 ATM yang tersebar di 34 provinsi dan 420 kabupaten/ kota termasuk 6 (enam) ATM di luar negeri, yaitu 4 ATM di Hong Kong dan 2 ATM di Singapura. Jaringan ATM itu diperkuat juga oleh 47.330 ATM LINK, 67.499 ATM Bersama, serta 77.196 jaringan ATM Prima.
(izz)
Lihat Juga :