Manfaatkan Buyback, IHSG Berpotensi Lanjutkan Kenaikan
Kamis, 18 Desember 2014 - 08:28 WIB
Manfaatkan Buyback, IHSG Berpotensi Lanjutkan Kenaikan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikan hari sebelumnya jika pelaku pasar masih memanfaatkan aksi beli.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola bullish harami berada di bawah area lower bollinger band (LBB). MACD masih melanjutkan pelemahan dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih bergerak turun meski mulai terbatas.
Menurut dia, IHSG kemarin meski menguat, namun utang gap di 5.126-5.150 dan 5.069-5.094 belum tertutupi. Mulai adanya aksi beli membantu IHSG berada di zona hijau meski dari sisi sentimen belum mendukung.
"Laju IHSG dapat berpotensi menguat jika pelaku pasar masih memanfaatkan buyback," kata dia, Kamis (18/12/2014).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.014-5.022 dan resisten 5.055-5.068. Sementara laju IHSG kemarin sempat berada di area target resisten 5.055-5.074 meski kembali turun dan mampu bertahan di atas target support 4.974-5.015.
Pelaku pasar kemarin mengakumulasi saham-saham yang telah melemah sebelumnya. Beberapa saham-saham bigcaps mulai kembali diburu, sehingga dapat masuk dalam jajaran top gainer, di mana sebelumnya lebih banyak berada di top loser.
Jika sebelumnya, hampir seluruh sektor emiten mengalami pelemahan seiring dengan penguatan USD yang terlalu tajam dan masih berlanjutnya pelemahan harga minyak, namun adanya aksi beli telah mengantarkan IHSG ke zona hijau yang didukung penguatan saham-saham keuangan dan pertambangan.
"Masih berlanjutnya pelemahan sejumlah laju bursa saham Asia kemarin dapat diimbangi dengan mulai menguatnya rupiah dan berkurangnya aksi jual asing," ujar dia.
Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp1,25 triliun menjadi net sell Rp54,5 miliar.
Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola bullish harami berada di bawah area lower bollinger band (LBB). MACD masih melanjutkan pelemahan dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih bergerak turun meski mulai terbatas.
Menurut dia, IHSG kemarin meski menguat, namun utang gap di 5.126-5.150 dan 5.069-5.094 belum tertutupi. Mulai adanya aksi beli membantu IHSG berada di zona hijau meski dari sisi sentimen belum mendukung.
"Laju IHSG dapat berpotensi menguat jika pelaku pasar masih memanfaatkan buyback," kata dia, Kamis (18/12/2014).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.014-5.022 dan resisten 5.055-5.068. Sementara laju IHSG kemarin sempat berada di area target resisten 5.055-5.074 meski kembali turun dan mampu bertahan di atas target support 4.974-5.015.
Pelaku pasar kemarin mengakumulasi saham-saham yang telah melemah sebelumnya. Beberapa saham-saham bigcaps mulai kembali diburu, sehingga dapat masuk dalam jajaran top gainer, di mana sebelumnya lebih banyak berada di top loser.
Jika sebelumnya, hampir seluruh sektor emiten mengalami pelemahan seiring dengan penguatan USD yang terlalu tajam dan masih berlanjutnya pelemahan harga minyak, namun adanya aksi beli telah mengantarkan IHSG ke zona hijau yang didukung penguatan saham-saham keuangan dan pertambangan.
"Masih berlanjutnya pelemahan sejumlah laju bursa saham Asia kemarin dapat diimbangi dengan mulai menguatnya rupiah dan berkurangnya aksi jual asing," ujar dia.
Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp1,25 triliun menjadi net sell Rp54,5 miliar.
(rna)
Lihat Juga :