Pengamat: Intervensi BI Bantu Penguatan Rupiah

Kamis, 18 Desember 2014 - 10:24 WIB
Pengamat: Intervensi...
Pengamat: Intervensi BI Bantu Penguatan Rupiah
A A A
JAKARTA - Beberapa hari lalu, rupiah sempat keok ke level Rp12.900, namun berhasil menguat setelah Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi ke pasar.

Ekonom Bank Tabungan Negara (BTN) A Prasetyantoko menilai‎, faktor utama rupiah menyentuh level Rp12.900 itu karena beberapa hal.

Pertama, faktor musiman setiap akhir tahun karena menggunakan dolar Amerika Serikat (USD) untuk membayar utang. Kedua, faktor eksternal, di mana pemulihan ekonomi Amerika diekspektasi lebih cepat, sehingga kenaikan Fed rate akan lebih cepat.

"‎Tapi yang juga pengaruh penting yakni, faktor Rusia yang secara tiba-tiba menaikan suku bunga dari 10,5% menjadi 17%, itu membuat portofolio investasi di negara berkembang berpindah. Itulah yang menyebabkan rupiah kita sempet mendekati Rp13.000," kata Prasetyantoko ketika dihubungi.

Kemudian, lanjutnya, rupiah yang sempat menguat ke Rp12.600 karena fundamental Indonesia memang berada di kisaran Rp12.000 hingga‎ Rp12.500 per USD. Prasetyantoko mengatakan, rupiah menguat di kisaran Rp12.600 karena intervensi BI dan meredanya sentimen negatif, sehingga kepanikan tidak berlanjut.

Menurutnya, intervensi dari BI cukup membantu menyelesaikan koreksi tajam tersebut. Kendati demikian, menurut dia, persoalan pelemahan rupiah karena fundamental Indonesia.

"Kalaupun menjauh dari Rp12.000 itu karena faktor sentimen. Nah, intervensi juga sudah membantu tapi belum menjawab persoalan," ujar dia.

Terkait rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tanggal 16-17 Desember 2014, menurut dia, AS akan menaikan suku bunga acuan sekitar kuartal II/2015.

Sementara itu, kenaikan suku bunga di AS itu juga akan menentukan kenaikan BI rate di Indonesia. Menurutnya, apabila terjadi kepanikan, rupiah yang tembus Rp13.000.

"Kalau itu terjadi, BI rate akan naik. Saya menduga, BI akan menaikan suku bunga maksimal di angka 8,5%," ungkapnya.‎

(Baca: Intervensi BI, Kerek Rupiah Menguat ke Rp12.565/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
26 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved