SBY Berang Dituding Penyebab Rupiah Ambruk

Jum'at, 19 Desember 2014 - 07:29 WIB
SBY Berang Dituding...
SBY Berang Dituding Penyebab Rupiah Ambruk
A A A
JAKARTA - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berang dituding sebagai penyebab ambruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi beberapa waktu ini.

Dalam akun twitternya, @SBYudhoyono, dia mengatakan, seorang pejabat di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menuding bahwa krisis ekonomi yang terjadi belakangan ini akibat kebijakan pemerintahan SBY yang salah.

"Memang yang paling mudah adalah mencari 'kambing hitam' atau harus ada pihak yang disalahkan, terutama terkait jatuhnya rupiah kita," ungkap SBY dalam akun twitter pribadinya, Kamis (18/12/2014).

Dia juga meminta kepada para menteri (menteri Indonesia Bersatu) di pemerintahan sebelumnya tidak ikut menuding dan lebih baik bersabar dengan tuduhan tersebut.

"Termasuk kebersamaan kita, siang dan malam mengatasi gejolak minyak dunia tahun 2005 dan 2008, dan mengatasi krisis global tahun 2008, dan 2009," ujarnya.

"Atas keputusan, kebijakan dan tindakan yang kita lakukan, tanpa menyalahkan orang lain, alhamdulillah kita bisa selamatkan ekonomi kita," sindir SBY.

Menurutnya, jika ada yang salah dengan kebijakan pemerintahan terdahulu, semua adalah tanggung jawabnya. Dia tidak akan pernah menyalahkan orang lain terhadap apa yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.

"Dalam situasi ini, pemerintah dan rakyat tidak boleh saling salahkan apalagi cari kambing hitam. Selain tak etis, yang terpenting adalah solusi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved