Rupiah Berhasil Menguat ke Rp12.497/USD
Jum'at, 19 Desember 2014 - 16:57 WIB
Rupiah Berhasil Menguat ke Rp12.497/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup kembali menguat seiring masih positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.497 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 66 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.563 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.528 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di di level Rp12.481 per USD dan terlemah di level Rp12.550 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp12.495 per USD. Posisi itu melesat 110 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.605 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.426 per USD. Posisi tersebut menguat 84 poin dibanding hari kemarin di Rp12.510 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.500 per USD. Posisi ini menguat 65 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.256 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, meningkatnya risk appetite dari peaku pasar pasca hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed) kembali mendorong menguatnya nilai tukar rupiah pada hari ini.
"Komentra Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro, di mana nilai ekuilibrium baru dari nilai tukar rupiah berada pada level Rp12.000-an turut menjadi sentimen positif bagi rupiah," kata dia, Jumat (19/12/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau, melanjutkan kenaikan hari kemarin seiring menguatnya bursa Asia. IHSG naik 31,28 poin atau 0,61% ke level 5.144,62.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,05 triliun dengan 13,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp1,87 miliar. Tercatat 190 saham naik, 133 saham melemah, dan 83 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.535/USD)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.497 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 66 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.563 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.528 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di di level Rp12.481 per USD dan terlemah di level Rp12.550 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp12.495 per USD. Posisi itu melesat 110 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.605 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.426 per USD. Posisi tersebut menguat 84 poin dibanding hari kemarin di Rp12.510 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.500 per USD. Posisi ini menguat 65 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.256 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, meningkatnya risk appetite dari peaku pasar pasca hasil pertemuan Federal Reserve (The Fed) kembali mendorong menguatnya nilai tukar rupiah pada hari ini.
"Komentra Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro, di mana nilai ekuilibrium baru dari nilai tukar rupiah berada pada level Rp12.000-an turut menjadi sentimen positif bagi rupiah," kata dia, Jumat (19/12/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau, melanjutkan kenaikan hari kemarin seiring menguatnya bursa Asia. IHSG naik 31,28 poin atau 0,61% ke level 5.144,62.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,05 triliun dengan 13,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp1,87 miliar. Tercatat 190 saham naik, 133 saham melemah, dan 83 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.535/USD)
(rna)