Pemerintah Akan Sinergikan Riset dan Bisnis

Sabtu, 20 Desember 2014 - 00:54 WIB
Pemerintah Akan Sinergikan...
Pemerintah Akan Sinergikan Riset dan Bisnis
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mulai aktif mensinergikan riset dengan bisnis. Sebab, dunia industri masih belum memakai penelitian yang hingga kini sudah ada 11.000 riset.

Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir mengatakan, ada satu media yang bisa mempertemukan riset dan bisnis dengan pemerintah sebagai fasilitator. Publikasi riset-riset selama ini sudah bagus namun yang menjadi masalah adalah pemanfaatannya.

"Riset yang dilakukan diharapkan dapat memperbaiki sektor yang sudah ada, misalnya riset di bidang kesehatan," ujarnya usai Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa, Jumat (19/12/2014).

Dia menjelaskan, ada dua macam riset dalam bentuk teknologi dan inovasi. Jika dalam tahap inovasi maka bisa dihilirkan.

Nasir mencontohkan adanya penelitian mengenai bahan pokok pengganti makanan. Beras diganti dengan dengan paduan wortel dicampur ubi yang komposisinya setara dengan beras.

Berdasarkan data, jumlah riset yang dilakukan Kemenristek sepanjang 2008-2014 sebanyak 671 macam. Namun, yang sudah diterapkan baru 106 riset. Sementara di Dikti mencapai 11.000, namun belum ada laporan mengenai riset yang sudah diterapkan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia-Turki coba...
Indonesia-Turki coba Kerja Sama di Bidang Penerbangan dan Antariksa
Menristek Sampaikan...
Menristek Sampaikan Fokus Prioritas Riset Nasional pada Rakornas PRN
25 Peneliti Ikut Pelatihan...
25 Peneliti Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Peneliti Kuantitatif Internasional
Material Baru Solar...
Material Baru Solar Panel Serap Energi Matahari Lebih Maksimal
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Kemenristek Dorong Peneliti...
Kemenristek Dorong Peneliti Berinovasi Ciptakan Produk yang Market Friendly
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
55 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved