IHSG Masih Miliki Ruang Lanjutkan Penguatan

Senin, 22 Desember 2014 - 08:26 WIB
IHSG Masih Miliki Ruang...
IHSG Masih Miliki Ruang Lanjutkan Penguatan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih memiliki ruang untuk kembali melanjutkan penguatan, namun potensi tersebut dapat terganggu jika volume jual mulai membesar dibandingkan volume beli.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola long legged doji lewati area middle bollinger band (MBB). MACD mencoba membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih melanjutkan penguatan setelah berbalik naik.

"Kali ini pun IHSG kembali meninggalkan utang gap 5.113-5.127. Meski masih ada ruang untuk kembali melanjutkan penguatan, namun potensi tersebut dapat terganggu jika volume jual mulai membesar dibandingkan volume beli seiring keinginan untuk profit taking," kata dia, Senin (22/12/2014).

Menurut dia, tampaknya pelaku pasar masih memanfaatkan mulai adanya tren kenaikan. Sepanjang tidak dimanfaatkan untuk selloff maka laju IHSG dapat berpotensi menguat kembali.

IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.118-5.138 dan resisten 5.153-5.171. Laju IHSG pada akhir pekan lalu dapat melampaui area target resisten 5.120-5.138 dan mampu bertahan di atas target support 5.070-5.090.

Dia menjelaskan, masih adanya imbas hasil pertemuan The Fed yang masih bersabar dalam menaikan suku bunganya dan laju rupiah yang juga masih kembali terapresiasi membuat laju IHSG masih bersemangat untuk bergerak naik.

"Pelaku pasar pun memanfaatkan momentum tersebut untuk kembali melakukan akumulasi beli. Maraknya aksi beli tersebut berimbas pada menguatnya hampir seluruh saham dan juga membuat seluruh indeks saham bergerak positif," ujar Reza.

Laju positif IHSG juga didukung menguatnya saham-saham di bursa saham Asia yang terkena imbas positif dari bursa saham Eropa dan AS.

Tetapi, di balik eforia penguatan tersebut tanpa disadari IHSG kembali membuka utang gap 5.113-5.127, di mana utang gap 5.059-5.076 belum terlunasi karena lonjakan kenaikan sebelumnya dan masih jualannya asing seiring berlanjutnya aksi profit taking yang mereka lakukan.

Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp808,69 miliar menjadi net sell Rp1,9 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
26 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved