Kemenhan Akan Tingkatkan Pembelian Senjata ke Pindad

Senin, 22 Desember 2014 - 17:07 WIB
Kemenhan Akan Tingkatkan...
Kemenhan Akan Tingkatkan Pembelian Senjata ke Pindad
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pindad Silmi Karim mengungkapkan, bahwa Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pada 2015 akan meningkatkan pembelian senjata ke Pindad hingga 40%.

Dia menilai, ‎selain kualitas produk, kapasitas produk Pindad juga harus ditingkatkan, terutama untuk memenuhi permintaan user di dalam negeri seperti, Kementerian Pertahanan (Kemhan), TNI, dan Polisi.

"Yang jelas, ada potensi Pindad untuk berkembang, bahkan berdasarkan arahan dari Sekretaris Kabinet, permintaan Kemenhan ke PT Pindah harus ditingkatkan minimal 40% pada 2015," terang Silmi di Kementerian BUMN, Senin (22/12/2014).

Menurutnya, proses trasformasi PT Pindad telah sejak lama dilakukan.

"Sekarang saya akan lanjutkan untuk bisa memenuhi ekspektasi pemegang saham, yakni pemerintah, user, serta menyiapkan Pindad untuk bersaing dalam level internasional," tuturnya.

Untuk diketahui, Silmi Karim baru dilantik sebagai Direktur Utama PT Pindad hari ini oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sebelumnya, ‎Silmi Karim menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian Pertahanan Bidang Kerjasama Hubungan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pindad Turun Gunung:...
Pindad Turun Gunung: Dari Maung ke Lumpur Sawah, Siapkan Mobil Listrik Murah Meriah Rp50 Jutaan
Detail si Maung Mobil...
Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Pindad Terjunkan Rantis...
Pindad Terjunkan Rantis Maung MV3 Mobile Jammer di IKN
Setahun Pindad Produksi...
Setahun Pindad Produksi 400 Juta Peluru, Butuh SDM Handal
5 Fakta Generasi Terbaru...
5 Fakta Generasi Terbaru Kendaraan Taktis Maung Pindad yang Dicoba Presiden Jokowi di Malang
Mobil SUV Pindad Mana...
Mobil SUV Pindad Mana yang Cocok Dikendarai di Jalanan Umum?
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
10 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved