Alasan Newmont Tak Mampu Bangun Smelter Sendiri

Senin, 22 Desember 2014 - 18:07 WIB
Alasan Newmont Tak Mampu...
Alasan Newmont Tak Mampu Bangun Smelter Sendiri
A A A
JAKARTA - Senior Manager Operasional PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) Wudi Raharjo mengaku, pihaknya tidak mampu membangun fasilitas pemurnian dan pengolahan tembaga (smelter) secara mandiri.

"Alasan kami tidak membangun smelter ada tiga. Pertama, produksi konsentrat kami naik turun," katanya saat berbincang dengan Sindonews di Tambang Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (22/12/2014).

Menurutnya, dengan membangun smelter sendiri, maka dibutuhkan produksi konsentrat yang stabil.

Sementara, kondisi yang ada di lapangan, produksi konsentrat PT NNT selalu kurang. Alhasil, risiko yang akan ditanggung adalah dengan membeli konsentrat dari luar.

"Kami ini penambang, jika kami bangun smelter, dan konsentrat kami kurang, maka kami akan membeli dari luar. Ini sangat merugikan kami," kata dia.

Kedua, umur Tambang Batu Hijau yang kini sedang dijalankan telah memasuki fase ke-6.
Sementara, bebatuan berharga berkualitas tinggi ada di fase ke-7. "Ini tidak sesuai dengan yang kami harapkan," bebernya.

ketiga, kondisi perekonomian PT NNT saat ini sedang tidak stabil, ditambah kondisi tambang yang tidak menentu. Maka, pembangunan smelter sangat tidak menguntungkan pengusaha secara bisnis.

"Secara ekonomis, kami tidak mampu membangun smelter. Tetapi bukan berarti kami tidak mau mengolah konsentrat di dalam negeri. Kami tetap mendukung upaya pembangunan smelter di dalam negeri," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah berupaya memfalisitasi PT NNT untuk mendapatkan mitra membangun smelter.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Paul Lubis.

Menurutnya, hal yang paling mungkin menjadi mitra PT NNT dalam membangun smelter adalah PT Indosmelt.

Indosmelt merupakan perusahaan yang cocok bermintra dengan NNT karena smelter-nya cukup memadai dengan kapasitas PT NNT sebesar 600.000 ton.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved