Rata-rata Nasabah di Indonesia 3,7 Tahun Pindah Bank
Selasa, 23 Desember 2014 - 13:38 WIB
Rata-rata Nasabah di Indonesia 3,7 Tahun Pindah Bank
A
A
A
JAKARTA - Umumnya kebutuhan seseorang terhadap layanan perbankan selama 35 tahun. Namun, faktanya rata-rata nasabah di Indonesia berpindah bank hanya dalam waktu 3,7 tahun (berdasarkan survei Nielsen terhadap 1.900 orang).
Direktur Industri Perbankan dan Jasa Finansial PT Nielsen Indonesia, Dena Firmayuansyah meyakini rendahnya rentang tahun nasabah di suatu bank menunjukkan nasabah sering berpindah perbankan.
Alasan nasabah memilih bank lain disebabkan ketersedian anjuangan tunai mandiri/ATM (62%), kantor cabang (61%), dan lokasi strategis (56%). Nasabah menginginkan perbankan menambah ATM dan cabang.
"Ketersediaan ATM, kantor cabang, dan alasan lokasi strategis masih mendominasi seseorang meninggalkan bank," jelas Dena di Kantor Nielsen Indonesia, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Sebab itu, menurut Dena, bank harus memperkuat brand promise terutama untuk meyakinkan awareness dan perseption nasabah. Ini seperti konsep domino effect. Nasabah yang sadar dan memiliki persepsi positif akan mempertimbangkan jasa perbankan.
"Ke depan jika nasabah puas dengan kinerja bank, maka orang-orang akan loyal menggunakan jasa perbankan dan kemudian merekomendasikannya ke orang lain," terang Dena.
Direktur Industri Perbankan dan Jasa Finansial PT Nielsen Indonesia, Dena Firmayuansyah meyakini rendahnya rentang tahun nasabah di suatu bank menunjukkan nasabah sering berpindah perbankan.
Alasan nasabah memilih bank lain disebabkan ketersedian anjuangan tunai mandiri/ATM (62%), kantor cabang (61%), dan lokasi strategis (56%). Nasabah menginginkan perbankan menambah ATM dan cabang.
"Ketersediaan ATM, kantor cabang, dan alasan lokasi strategis masih mendominasi seseorang meninggalkan bank," jelas Dena di Kantor Nielsen Indonesia, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Sebab itu, menurut Dena, bank harus memperkuat brand promise terutama untuk meyakinkan awareness dan perseption nasabah. Ini seperti konsep domino effect. Nasabah yang sadar dan memiliki persepsi positif akan mempertimbangkan jasa perbankan.
"Ke depan jika nasabah puas dengan kinerja bank, maka orang-orang akan loyal menggunakan jasa perbankan dan kemudian merekomendasikannya ke orang lain," terang Dena.
(dmd)
Lihat Juga :